قُلْ مَا يَعْبَأُ بِكُمْ رَبِّي لَوْلَا دُعَاؤُكُمْ ۖ فَقَدْ كَذَّبْتُمْ فَسَوْفَ يَكُونُ لِزَامًا

Katakanlah, "Tuhanku tidak mengindahkan kalian kalau bukan karena seruan kalian; padahal sungguh kalian telah mendustakan, maka kelak akan menjadi kepastian yang melekat."

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قُلْ مَا يَعْبَأُ بِكُمْ رَبِّي لَوْلَا دُعَاؤُكُمْqul maa ya'ba'u bikum rabbii lawlaa du'aa'ukumkatakanlah, Tuhanku tidak mengindahkan kalian kalau bukan karena seruan kalian
  2. فَقَدْ كَذَّبْتُمْ فَسَوْفَ يَكُونُ لِزَامًاfa-qad kadzdzabtum fa-sawfa yakuunu lizaamanpadahal sungguh kalian telah mendustakan, maka kelak akan menjadi kepastian yang melekat
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-w-l, '-b-a, r-b-b, d-'-w, k-dz-b, k-w-n, l-z-m): maa ya'ba'u bikum rabbii lawlaa du'aa'ukum diterjemahkan 'Tuhanku tidak mengindahkan kalian kalau bukan karena doa/seruan kalian' (akar '-b-' + akar d-'-w, du'aa'=da'aa; nilai manusia justru pada seruannya kepada Allah); kadhdhabtum diterjemahkan 'kalian mendustakan' (akar k-dz-b); lizaaman diterjemahkan 'melekat (kepastian)' (akar l-z-m). gloss '(Nabi Muhammad kepada orang-orang musyrik)/(azab)/(menimpamu)' dibuang.

Aplikasi

Penutup surah dengan pengingat penting: 'Tuhanku tidak mengindahkan kalian kalau bukan karena seruan kalian', nilai dan makna keberadaan seseorang di hadapan-Nya terkait erat dengan kualitas doa dan hubungan yang dibangun, bukan sekadar eksistensi pasif.