لَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَفْسَكَ أَلَّا يَكُونُوا مُؤْمِنِينَ
Boleh jadi engkau akan membinasakan dirimu karena mereka tidak beriman.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَفْسَكَla'allaka baakhi'un nafsakaboleh jadi engkau akan membinasakan dirimu
- أَلَّا يَكُونُوا مُؤْمِنِينَallaa yakuunuu mu'miniinakarena mereka tidak beriman
Terjemahan per kata (6 kata)
- لَعَلَّكَla'allakaboleh jadi engkau
- بَاخِعٌbaakhi'unyang membinasakan diri
- نَفْسَكَnafsakadirimu
- أَلَّاallaabahwa tidak
- يَكُونُواyakuunuumereka adalah
- مُؤْمِنِينَmu'miniinaorang-orang beriman
Inti bacaan
Kepedulian mendalam yang diakui: 'Boleh jadi engkau akan membinasakan dirimu karena mereka tidak beriman', kekhawatiran yang begitu mendalam terhadap keselamatan orang lain sampai berpotensi merugikan diri sendiri, sebuah pengakuan atas beban emosional yang nyata dari misi menyampaikan kebenaran.
Penjelasan pilihan kata
'Baakhi'un nafsaka' ('membinasakan dirimu', akar bxE+nfs): frasa yang identik dengan 18:6, menggambarkan kesedihan mendalam Nabi atas kekufuran kaumnya, meski keimanan mereka bukan tanggung jawabnya.
Tafsiran
Ayat ini membuka tema surah dengan kepedulian mendalam Nabi terhadap penolakan kaumnya: kekhawatiran yang begitu intens sampai berpotensi merugikan diri sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Kata yang dipakai untuk “membinasakan dirimu” terpakai di dua ayat Quran, di sini dan di 18:6, dan dua-duanya ditujukan kepada orang yang sama di bagian pembuka surahnya. Kesedihan itu tidak disebut sekali lalu ditinggalkan; ia dipakai dua kali sebagai pintu masuk.
- Yang menyusul bukan janji bahwa mereka akan beriman. Ayat sesudahnya justru menyebut bahwa tanda yang menundukkan tengkuk selalu bisa diturunkan, dan tidak diturunkan. Kesedihannya dijawab dengan menjelaskan rancangannya, bukan dengan mencabut sebabnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar b-kh-', n-f-s, k-w-n, a-m-n): baakhi' nafsak diterjemahkan 'membinasakan dirimu' (akar b-kh-' + akar n-f-s, Nabi nyaris hancur oleh sedih atas kekufuran mereka; tetapi keimanan bukan tanggung jawabnya, cf. 18:6, peran-disangkal: hidayah milik Allah); mu'miniin diterjemahkan 'beriman' (akar '-m-n). gloss '(Nabi Muhammad)/(dengan kesedihan)/(penduduk Makkah)' dibuang.