قَالَ كَلَّا ۖ فَاذْهَبَا بِآيَاتِنَا ۖ إِنَّا مَعَكُمْ مُسْتَمِعُونَ

Dia berfirman, "Sekali-kali tidak. Maka, pergilah kalian berdua dengan membawa tanda-tanda Kami. Sesungguhnya Kami menyertai kalian, mendengarkan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. قَالَ كَلَّاqaala kallaaDia berfirman, sekali-kali tidak
  2. فَاذْهَبَا بِآيَاتِنَاfa-dzhabaa bi-aayaatinaamaka pergilah kalian berdua dengan membawa tanda-tanda Kami
  3. إِنَّا مَعَكُمْ مُسْتَمِعُونَinnaa ma'akum mustami'uunasesungguhnya Kami menyertai kalian, mendengarkan

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. كَلَّاkallaasekali-kali tidak
  3. فَاذْهَبَاfa-dzhabaamaka pergilah kalian berdua
  4. بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
  5. إِنَّاinnaasesungguhnya Kami
  6. مَعَكُمْma'akumbersama kalian
  7. مُسْتَمِعُونَmustami'uunaorang-orang yang mendengarkan

Inti bacaan

Jaminan penuh: 'Kami menyertaimu mendengarkan', dukungan yang aktif dan berkelanjutan diberikan sepanjang proses, bukan sekadar instruksi lalu ditinggalkan sendirian.

Penjelasan pilihan kata

'Aayaatinaa' ('tanda-tanda Kami', akar Ayy) dipertahankan konsisten. Jaminan 'Kami menyertai kalian, mendengarkan' menjawab langsung ketakutan Musa di 26:12-14 tanpa menjelaskan mekanismenya. Kutipan dibuka di sini dan berlanjut hingga akhir 26:17, memuat instruksi Allah sekaligus kutipan-di-dalam-kutipan berupa kata-kata yang harus disampaikan kepada Firaun.

Tafsiran

Ayat ini menjawab kekhawatiran Musa bukan dengan menghilangkan risiko, melainkan dengan jaminan kehadiran dan pendampingan sepanjang proses.

Renungan dan Hikmah

  • Jawaban Allah bukan janji bahwa Musa tidak akan dibunuh, melainkan jaminan pendampingan dan penyertaan, bentuk dukungan yang berbeda dari sekadar menghilangkan risiko.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda'. Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti. '