قَالَ لِمَنْ حَوْلَهُ أَلَا تَسْتَمِعُونَ

Ia berkata kepada orang-orang di sekitarnya, "Tidakkah kalian mendengar?"

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قَالَ لِمَنْ حَوْلَهُqaala li-man hawlahuia berkata kepada orang-orang di sekitarnya
  2. أَلَا تَسْتَمِعُونَa-laa tastami'uunatidakkah kalian mendengar

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. لِمَنْli-mankepada orang yang
  3. حَوْلَهُhawlahusekelilingnya
  4. أَلَاa-laatidakkah
  5. تَسْتَمِعُونَtastami'uunakalian mendengar

Inti bacaan

Reaksi Firaun mencari dukungan sosial: 'Tidakkah kalian mendengar?', alih-alih merespons langsung argumen, ia beralih kepada audiensnya untuk membangun tekanan sosial, taktik mengalihkan substansi ke opini kolektif.

Penjelasan pilihan kata

Speaker di sini dipertahankan tanpa penanda kurung eksplisit ('Firaun'), konsisten dengan seluruh dialog cepat ini yang mengandalkan konteks pergantian penutur, bukan pengulangan nama.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan Firaun beralih dari berdialog langsung dengan Musa ke mengajak orang di sekitarnya menyaksikan: sebuah taktik retoris melibatkan penonton.

Renungan dan Hikmah

  • Beralihnya Firaun ke orang-orang di sekitarnya menunjukkan taktik retoris klasik, mengajak penonton menyaksikan seolah jawaban lawan bicara adalah sesuatu yang ganjil, bukan langsung membantah argumennya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.