فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُبِينٌ
Maka ia melemparkan tongkatnya, tiba-tiba ia menjadi ular besar yang nyata.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَأَلْقَىٰ عَصَاهُfa-alqaa 'ashaahumaka ia melemparkan tongkatnya
- فَإِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُبِينٌfa-idzaa hiya tsu'baanun mubiinuntiba-tiba ia menjadi ular besar yang nyata
Terjemahan per kata (6 kata)
- فَأَلْقَىٰfa-alqaamaka ia melemparkan
- عَصَاهُ'ashaahutongkatnya
- فَإِذَاfa-idzaamaka seketika itu
- هِيَhiyaia
- ثُعْبَانٌtsu'baanunular besar
- مُبِينٌmubiinunyang nyata
Inti bacaan
Demonstrasi pertama: tongkat 'menjadi ular besar yang nyata', bukti fisik yang konkret dan tak terbantahkan langsung dihadirkan sesuai tantangan yang diajukan.
Penjelasan pilihan kata
'Tsu'baanun mubiinun' ('ular besar yang nyata', akar vEb+byn) dipertahankan literal: kejadian yang digambarkan tanpa ambiguitas atau sifat simbolis.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan mukjizat pertama Musa secara langsung: transformasi nyata yang menjawab tantangan pembuktian Firaun.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebutnya nyata, bukan tampak seperti. Bukan tipuan mata. Benar-benar berubah.
- Yang dilempar tongkat biasa. Bendanya sehari-hari. Perubahannya yang tidak biasa.
- Musa menjawab tantangan dengan perbuatan, bukan bantahan. Allah merekam urutannya. Diminta bukti, langsung diberikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar l-q-y, '-s-w, ts-'-b, b-y-n): alqaa asaahu diterjemahkan 'melemparkan tongkatnya' (akar l-q-y + akar '-s-w); thu'baan mubiin diterjemahkan 'ular besar yang nyata' (akar ts-'-b + akar b-y-n). gloss '(Musa)/(tongkat itu)' dibuang.