قَالَ لِلْمَلَإِ حَوْلَهُ إِنَّ هَٰذَا لَسَاحِرٌ عَلِيمٌ

Ia berkata kepada para pemuka di sekitarnya, "Sesungguhnya ia ini benar-benar seorang penyihir yang berilmu.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قَالَ لِلْمَلَإِ حَوْلَهُqaala li-l-mala'i hawlahuia berkata kepada para pemuka di sekitarnya
  2. إِنَّ هَٰذَا لَسَاحِرٌ عَلِيمٌinna haadzaa la-saahirun aliimunsesungguhnya ia ini benar-benar seorang penyihir yang berilmu
Catatan pilihan kata (ringkas)

PROBE LEMA: Fir'aun menyebut Musa 'penyihir yang BERILMU' (saahirun aliim), lema SAMA dgn sebutan Allah; terjemahan lain pecah ('sangat pandai') menyembunyikan kesamaannya; intensitas 'sangat' tak ditandai (contoh serupa ghaffaar). Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih..

Aplikasi

Respons Firaun tetap menolak meski melihat bukti: 'Sesungguhnya dia ini benar-benar seorang penyihir yang berilmu', bukti konkret dijelaskan ulang menggunakan kerangka yang familiar (sihir) untuk menghindari kesimpulan yang tidak diinginkan.