قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ إِذًا لَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ
Ia menjawab, "Ya, dan sesungguhnya kalian ketika itu termasuk orang-orang yang didekatkan."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَ نَعَمْqaala na'amia menjawab, ya
- وَإِنَّكُمْ إِذًا لَمِنَ الْمُقَرَّبِينَwa-innakum idzan la-mina l-muqarrabiinadan sesungguhnya kalian ketika itu termasuk orang-orang yang didekatkan
Terjemahan per kata (6 kata)
- قَالَqaalaberkata
- نَعَمْna'amya
- وَإِنَّكُمْwa-innakumdan sesungguhnya kalian
- إِذًاidzanjika demikian
- لَمِنَla-minasungguh termasuk
- الْمُقَرَّبِينَl-muqarrabiinaorang-orang yang didekatkan
Inti bacaan
Jawaban Firaun yang murah hati (untuk motif tersembunyi): 'kalian ketika itu termasuk orang-orang yang didekatkan', janji status istimewa sebagai insentif, sebuah tawaran yang akan segera terbukti tidak relevan setelah peristiwa yang mengejutkan terjadi.
Penjelasan pilihan kata
'Al-muqarrabiina' ('orang-orang yang didekatkan', akar qrb) dipertahankan literal: Firaun menjanjikan status istimewa, bukan hanya upah materi.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan Firaun menaikkan tawaran melampaui yang diminta, bukan hanya imbalan, tetapi kedudukan istimewa di lingkarannya.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam Firaun menambah tawaran tanpa diminta. Para penyihir menanyakan upah, ia menjanjikan kedekatan. Yang ditambahkan bukan uang.
- Kedekatan pada kekuasaan dijadikan alat bayar. Bukan hartanya yang ditawarkan, melainkan tempat di lingkarannya. Harganya terdengar lebih mahal.
- Allah membiarkan janji itu berdiri tanpa dibantah di tempat. Bantahannya datang dari peristiwa, bukan dari kalimat. Beberapa ayat kemudian tawaran itu kosong.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, q-r-b): na'am diterjemahkan 'ya'; muqarrabiin diterjemahkan 'yang didekatkan' (akar q-r-b). gloss '(Fir'aun)/(kepadaku)' dibuang.