إِنَّا نَطْمَعُ أَنْ يَغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطَايَانَا أَنْ كُنَّا أَوَّلَ الْمُؤْمِنِينَ
Sesungguhnya kami sangat menginginkan agar Tuhan kami mengampuni kesalahan-kesalahan kami karena kami adalah orang-orang yang pertama menjadi mukmin."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّا نَطْمَعُ أَنْ يَغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطَايَانَاinnaa nathma'u an yaghfira lanaa rabbunaa khathaayaanaasesungguhnya kami sangat menginginkan agar Tuhan kami mengampuni kesalahan-kesalahan kami
- أَنْ كُنَّا أَوَّلَ الْمُؤْمِنِينَan kunnaa awwala l-mu'miniinakarena kami adalah orang-orang yang pertama menjadi mukmin
Terjemahan per kata (11 kata)
- إِنَّاinnaasesungguhnya kami
- نَطْمَعُnathma'ukami menginginkan
- أَنْanagar
- يَغْفِرَyaghfiramengampuni
- لَنَاlanaabagi kami
- رَبُّنَاrabbunaaTuhan kami
- خَطَايَانَاkhathaayaanaakesalahan kami
- أَنْanagar
- كُنَّاkunnaakami adalah
- أَوَّلَawwalaorang pertama
- الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman
Inti bacaan
Harapan yang tulus di tengah ancaman: 'kami sangat menginginkan agar Tuhan kami mengampuni kesalahan-kesalahan kami karena kami adalah orang-orang yang pertama menjadi mukmin', kerendahan hati bercampur kebanggaan yang sehat atas keputusan berani yang baru diambil.
Penjelasan pilihan kata
Kutipan yang dibuka di 26:50 ditutup di sini. 'Awwala l-mu'miniina' ('orang-orang yang pertama menjadi mukmin'): para penyihir menempatkan diri sebagai perintis di antara kaum Firaun, sebuah identitas baru yang mereka rangkul terbuka meski nyawa terancam.
Tafsiran
Ayat ini menutup respons para penyihir dengan harapan pengampunan yang tulus, bukan penyesalan atas keimanan mereka, melainkan harapan atas dosa-dosa masa lalu sebelum keimanan itu datang.
Renungan dan Hikmah
- Para penyihir menempatkan diri sebagai 'orang-orang yang pertama menjadi mukmin' di antara kaum Firaun, identitas baru yang mereka rangkul secara terbuka meski nyawa mereka terancam, bukan sesuatu yang disembunyikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan). g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. Dalam ayat ini, 'ghafara' tanpa kata sandang al-. ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf').