وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ أَنْ أَسْرِ بِعِبَادِي إِنَّكُمْ مُتَّبَعُونَ
Dan Kami wahyukan kepada Musa, "Berjalanlah pada malam hari dengan hamba-hamba-Ku; sesungguhnya kalian pasti akan diikuti."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰwa-awhaynaa ilaa muusaadan Kami wahyukan kepada Musa
- أَنْ أَسْرِ بِعِبَادِي إِنَّكُمْ مُتَّبَعُونَan asri bi-'ibaadii innakum muttaba'uunaberjalanlah pada malam hari dengan hamba-hamba-Ku, sesungguhnya kalian pasti akan diikuti
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَأَوْحَيْنَاwa-awhaynaadan Kami mewahyukan
- إِلَىٰilaakepada
- مُوسَىٰmuusaaMusa
- أَنْanyaitu
- أَسْرِasriberjalanlah malam hari
- بِعِبَادِيbi-'ibaadiidengan hamba-hamba-Ku
- إِنَّكُمْinnakumsesungguhnya kalian
- مُتَّبَعُونَmuttaba'uunayang diikuti
Inti bacaan
Instruksi rahasia dan mendesak: 'Pergilah pada malam hari dengan hamba-hamba-Ku; sesungguhnya kalian pasti akan diikuti', peringatan jujur tentang pengejaran yang akan datang, persiapan mental untuk tantangan berikutnya.
Penjelasan pilihan kata
'Asri' ('berjalanlah pada malam hari', akar sry) dipertahankan literal: perintah keberangkatan yang mendahului pengejaran Firaun.
Tafsiran
Ayat ini membuka babak klimaks kisah Musa: perintah keberangkatan disertai peringatan langsung bahwa pengejaran pasti akan terjadi.
Renungan dan Hikmah
- Pengejaran diberitahukan sebelum terjadi. Bukan dirahasiakan. Allah membuat yang berangkat tahu risikonya.
- Waktunya disebut malam, bukan siang. Keberangkatannya diam-diam. Kerahasiaan itu bagian dari perintah.
- Mereka disebut hamba-hamba-Ku, bukan kaum Musa. Allah menisbahkan mereka kepada diri-Nya. Yang dibawa keluar milik-Nya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar w-h-y, s-r-y, '-b-d, t-b-'): awhaynaa ilaa muusaa diterjemahkan 'mewahyukan kepada Musa' (akar w-h-y, rentang wahy); asri bi-'ibaadii diterjemahkan 'pergilah malam dengan hamba-hamba-Ku' (akar s-r-y + akar '-b-d, ibaadii: Bani Israil hamba ALLAH, kontras abbada Firaun di 26:22); muttaba'uun diterjemahkan 'diikuti' (akar t-b-'). gloss '(perintahkan)/(Bani Israil)' dibuang.