وَكُنُوزٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ
harta kekayaan, dan tempat tinggal yang mulia.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَكُنُوزٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍwa-kunuuzin wa-maqaamin kariiminharta kekayaan, dan tempat tinggal yang mulia
Terjemahan per kata (3 kata)
- وَكُنُوزٍwa-kunuuzindan perbendaharaan
- وَمَقَامٍwa-maqaamindan tempat
- كَرِيمٍkariiminyang mulia
Inti bacaan
Daftar kehilangan berlanjut: 'harta kekayaan, dan tempat tinggal yang bagus', kemewahan material yang mereka bangun akhirnya lenyap sepenuhnya sebagai konsekuensi dari kesombongan mereka.
Penjelasan pilihan kata
'Kariimin' ('mulia', akar krm) dipertahankan konsisten dengan konvensi kariim di seluruh teks ini, bukan diterjemahkan longgar 'bagus'.
Tafsiran
Ayat ini melengkapi daftar kehilangan Firaun, bukan hanya alam (taman, mata air), tetapi juga kekayaan dan status.
Renungan dan Hikmah
- Allah melanjutkan daftar yang ditinggalkan. Sesudah taman dan mata air. Kini harta dan rumah.
- Kata mulia melekat pada tempat tinggalnya. Bukan sekadar bagus. Yang dibanggakan.
- Semuanya disebut Allah sebagai yang ditinggalkan, bukan yang dimiliki. Bentuknya daftar kehilangan. Bukan daftar kekayaan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga krm pemakaian diteruskan (mulia/memuliakan/dimuliakan, terjemahan lain konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi krm/mjd: kariim diterjemahkan 'mulia' (takrif 'Sang Mulia' 82:6, 44:49; elatif akram diterjemahkan 'paling mulia' 96:3); majiid diterjemahkan 'luhur' (takrif 'Yang Luhur' 50:1, 85:15). Pembeda kitab: 56:77 kariim 'mulia' vs 85:21 majiid 'luhur'. Keluarga krm pemakaian diteruskan (memuliakan/dimuliakan); cabang-benda kariim didokumentasi (56:44). 'agung' tetap tercadang azhiim. of la'iim… A thing highly esteemed or prized; excellent, PRECIOUS'.