وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ إِبْرَاهِيمَ
Dan bacakanlah kepada mereka berita Ibrahim,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ إِبْرَاهِيمَwa-tlu 'alayhim naba'a ibraahiimadan bacakanlah kepada mereka berita Ibrahim
Terjemahan per kata (4 kata)
- وَاتْلُwa-tludan bacakanlah
- عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
- نَبَأَnaba'aberita
- إِبْرَاهِيمَibraahiimaIbrahim
Inti bacaan
Transisi ke kisah Ibrahim: 'bacakanlah kepada mereka berita Ibrahim', pengalihan ke figur teladan lain, memperluas jangkauan pelajaran yang bisa dipetik dari berbagai kisah.
Penjelasan pilihan kata
'Naba'a' ('berita', akar nbA) dipertahankan literal.
Tafsiran
Ayat ini membuka kisah nabi kedua dari struktur utama surah: Ibrahim, dengan pola pembuka yang serupa dengan kisah Musa sebelumnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh membacakan berita, bukan mengarang cerita. Yang ada. Dibacakan.
- Kata berita dipakai, bukan kata kisah. Bahasanya bahasa kabar. Sesuatu yang benar terjadi.
- Kisah ini membuka babak berikutnya di surah itu. Allah menderetkan nabi demi nabi. Sesudah Musa, Ibrahim.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar t-l-w, n-b-a): utlu diterjemahkan 'bacakanlah' (akar t-l-w); naba' diterjemahkan 'berita' (akar n-b-'). Selaras.