قَالَ هَلْ يَسْمَعُونَكُمْ إِذْ تَدْعُونَ

Ia berkata, "Apakah mereka mendengar kalian ketika kalian berdoa,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. قَالَ هَلْ يَسْمَعُونَكُمْ إِذْ تَدْعُونَqaala hal yasma'uunakum idz tad'uunaia berkata, apakah mereka mendengar kalian ketika kalian berdoa

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. هَلْhalapakah
  3. يَسْمَعُونَكُمْyasma'uunakummereka mendengar kalian
  4. إِذْidzketika
  5. تَدْعُونَtad'uunakalian seru

Inti bacaan

Pertanyaan lanjutan yang menguji: 'Apakah mereka mendengar kalian ketika kalian berdoa?', pengujian fungsional sederhana yang mengajak refleksi terhadap kapasitas nyata dari objek penyembahan.

Penjelasan pilihan kata

'Tad'uuna' ('kalian berdoa', akar dEw) dipertahankan literal tanpa menyisipkan '(kepadanya)': objeknya sudah jelas dari konteks. Kutipan dibuka di sini dan berlanjut ke 26:73.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan Ibrahim mulai membangun argumen dengan pertanyaan fungsional, bukan menyerang keyakinan langsung, melainkan menguji fungsi objek yang disembah.

Renungan dan Hikmah

  • Ibrahim membuka argumennya dengan pertanyaan fungsional tentang apa yang bisa dilakukan berhala, bukan serangan langsung terhadap keyakinan, pendekatan yang mengajak berpikir, bukan konfrontasi frontal.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.