وَالَّذِي أَطْمَعُ أَنْ يَغْفِرَ لِي خَطِيئَتِي يَوْمَ الدِّينِ

dan yang sangat kuharapkan mengampuni kesalahanku pada Hari Pertanggungjawaban.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَالَّذِي أَطْمَعُ أَنْ يَغْفِرَ لِي خَطِيئَتِيwa-lladzii athma'u an yaghfira lii khathii'atiidan yang sangat kuharapkan mengampuni kesalahanku
  2. يَوْمَ الدِّينِyawma d-diinipada Hari Pertanggungjawaban

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. وَالَّذِيwa-lladziidan yang
  2. أَطْمَعُathma'uaku berharap
  3. أَنْanuntuk
  4. يَغْفِرَyaghfiramengampuni
  5. لِيliibagiku
  6. خَطِيئَتِيkhathii'atiikesalahanku
  7. يَوْمَyawmahari
  8. الدِّينِd-diiniPertanggungjawaban

Inti bacaan

Harapan tulus tentang pengampunan: 'sangat kuharapkan mengampuni kesalahanku pada Hari Pertanggungjawaban', kerendahan hati mengakui kesalahan pribadi bahkan dari figur seteguh Ibrahim, tanpa klaim kesempurnaan diri.

Penjelasan pilihan kata

'Yawma d-diini' ('Hari Pertanggungjawaban', akar dyn) dipertahankan konsisten dengan pemakaian di 15:35. Ayat ini menutup daftar enam sifat dengan pengakuan rendah hati, bukan klaim pasti diampuni, melainkan harapan.

Tafsiran

Ayat ini menutup rangkaian sifat Tuhan dengan nada rendah hati yang mencolok: dari klaim pasti (menciptakan, memberi petunjuk, memberi makan, menyembuhkan, mematikan-menghidupkan) menjadi harapan tentang pengampunan, bukan kepastian.

Renungan dan Hikmah

  • Setelah lima klaim pasti tentang tindakan Tuhan, klaim keenam tentang pengampunan diungkapkan sebagai harapan ('atma'u'), bukan kepastian; kerendahan hati Ibrahim yang tidak menganggap keselamatannya sudah pasti meski kedekatannya dengan Tuhan begitu jelas.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(15:35: 'hari Kiamat'). Ucapan Ibrahim: harapan ampunan pada Hari Pertanggungjawaban. Bagian rollout kelompok (a) akar diin, 12 kemunculan 'yawm al-diin' (15:35, 26:82, 37:20, 38:78, 51:12, 56:56, 70:26, 74:46, 82:15/17/18, 83:11) diseragamkan 'Hari Pertanggungjawaban' demi konsistensi leksikal. Konvergen mainstream (bukan reinterpretasi kontroversial); nuansa 'pertanggungjawaban' menyorot hisaab yg diakui tradisi (terjemahan lain sendiri: yaumul-hisaab). Catatan lama menyebut dua padanan untuk hari itu, 'pengadilan' dan 'pembalasan'; sebagian penerjemah tidak pernah memakai yang kedua di ayat-ayat ini. Frasa 'yawm al-diin' (akar d-y-n). Konvensi terjemahan ini: diin wajah (a) = pertanggungjawaban (balasan+perhitungan), lih. definisi-jangkar di scripts/ + entri kanonik 1:4.