إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat."

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍillaa man ataa llaaha bi-qalbin saliiminkecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar a-t-y, a-l-h, q-l-b, s-l-m): ataa llaah bi-qalb saliim diterjemahkan 'datang kepada Allah dengan hati yang selamat (bersih)' (akar '-t-y + akar q-l-b + akar s-l-m, qalb saliim: satu-satunya bekal berharga di Pengadilan; di sini qalb tepat sbg 'hati' dlm ungkapan hati-selamat). Selaras.

Aplikasi

Kriteria yang sesungguhnya penting: 'kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat', kualitas hati yang bersih menjadi satu-satunya hal yang benar-benar berarti pada akhirnya, melampaui segala pencapaian eksternal. Konkretnya: menjaga kemurnian dan kebersihan hati (bebas dari kebencian, iri, kemunafikan) adalah investasi yang jauh lebih bernilai jangka panjang dibanding akumulasi harta atau status, fokus perhatian hidup sebaiknya diarahkan ke sana.