وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ
dan neraka yang menyala-nyala ditampakkan kepada orang-orang yang tergelincir,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَwa-burrizati l-jahiimu li-l-ghaawiinadan neraka yang menyala-nyala ditampakkan kepada orang-orang yang tergelincir
Terjemahan per kata (3 kata)
- وَبُرِّزَتِwa-burrizatidan ditampakkan
- الْجَحِيمُl-jahiimuneraka Jahim
- لِلْغَاوِينَli-l-ghaawiinabagi orang-orang yang sesat
Inti bacaan
Kontras yang mengerikan: 'Jahim ditampakkan kepada orang-orang yang tergelincir', transparansi penuh tentang konsekuensi bagi mereka yang memilih jalan yang menyimpang.
Penjelasan pilihan kata
'Al-ghaawiina' ('orang-orang yang tergelincir', akar gwy) dipertahankan sebagai istilah berbeda dari daalliina ('yang sesat', 26:86): nuansa penyimpangan yang lebih aktif.
Tafsiran
Ayat ini menyandingkan kontras langsung dengan ayat sebelumnya: neraka yang menyala-nyala yang ditampakkan bagi mereka yang tergelincir, kebalikan dari taman yang didekatkan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menampakkan, bukan langsung melemparkan. Yang lebih dahulu terjadi penglihatan. Hukumannya menyusul.
- Sebutan yang dipakai tergelincir, bukan sesat. Yang satu kehilangan jalan. Yang lain menyimpang dengan sadar.
- Ayat sebelumnya mendekatkan taman, ayat ini menampakkan api. Allah menaruh keduanya bersebelahan. Dua gambar dalam satu tarikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar b-r-z, j-h-m, gh-w-y): burrizat diterjemahkan 'ditampakkan (diperlihatkan)' (akar b-r-z); ghaawiin diterjemahkan 'orang-orang yang tergelincir (sesat-hawa)' (akar gh-w-y, akar aghwaa, beda dari dalla; cf. 7:16, 15:39). Selaras.