إِذْ نُسَوِّيكُمْ بِرَبِّ الْعَالَمِينَ

ketika kami mempersamakan kalian dengan Tuhan seisi alam.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. إِذْ نُسَوِّيكُمْ بِرَبِّ الْعَالَمِينَidz nusawwiikum bi-rabbi l-'aalamiinaketika kami mempersamakan kalian dengan Tuhan seisi alam

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. إِذْidzketika
  2. نُسَوِّيكُمْnusawwiikumkami mempersamakan kalian
  3. بِرَبِّbi-rabbikepada Tuhan
  4. الْعَالَمِينَl-'aalamiinaseisi alam

Inti bacaan

Pengakuan spesifik tentang kesalahan mendasar: 'kami mempersamakan kalian dengan Tuhan seisi alam', inti kesalahan diakui secara langsung, menyamakan yang tidak setara secara fundamental.

Penjelasan pilihan kata

'Kalian' (kum) di sini merujuk pada objek yang mereka sembah, dipertahankan sebagai kata ganti literal tanpa disisipkan '(berhala-berhala)': teks Arab sendiri hanya menggunakan kata ganti, ditujukan pada siapa/apa pun yang mereka setarakan dengan Tuhan.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan inti pengakuan mereka: kesalahan mendasar yang mereka sesali adalah menyetarakan objek penyembahan dengan Tuhan seisi alam, frasa yang sama yang diucapkan Ibrahim di 26:77.

Renungan dan Hikmah

  • Pengakuan mereka menggunakan frasa 'Tuhan seisi alam' yang sama persis dengan pernyataan Ibrahim di 26:77, kebenaran yang dulu ditolak kini diakui, tetapi terlambat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU terjemahan; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = kata serapan aalam). Bandingkan 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. jamak aalamuun = 'jenis-jenis makhluk yang diciptakan… bentuk jamak ini dipakai justru karena mencakup manusia'.