قَالُوا أَنُؤْمِنُ لَكَ وَاتَّبَعَكَ الْأَرْذَلُونَ
Mereka berkata, "Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikutimu adalah orang-orang yang hina?"
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالُوا أَنُؤْمِنُ لَكَqaaluu a-nu'minu lakamereka berkata, apakah kami akan beriman kepadamu
- وَاتَّبَعَكَ الْأَرْذَلُونَwa-ttaba'aka l-ardzaluunapadahal yang mengikutimu adalah orang-orang yang hina
Terjemahan per kata (5 kata)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- أَنُؤْمِنُa-nu'minuapakah kami akan beriman
- لَكَlakabagimu
- وَاتَّبَعَكَwa-ttaba'akadan mengikutimu
- الْأَرْذَلُونَl-ardzaluunaorang-orang yang hina
Inti bacaan
Keberatan berbasis kelas sosial: 'Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikutimu adalah orang-orang yang hina?', bias status sosial dipakai sebagai alasan menolak kebenaran, mengabaikan substansi demi mempertahankan hierarki yang ada.
Penjelasan pilihan kata
'Al-ardzaluuna' ('orang-orang yang hina', akar r-dz-l): penilaian berbasis status sosial pengikut, bukan substansi pesan.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan penolakan berbasis prasangka kelas: keberatan bukan pada kebenaran pesan, melainkan pada siapa yang sudah menerimanya.
Renungan dan Hikmah
- Keberatan mereka bukan pada substansi pesan, melainkan pada status sosial para pengikutnya, sebuah pola penolakan yang menilai kebenaran berdasarkan siapa yang menerimanya, bukan isinya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, a-m-n, t-b-', r-dz-l): nu'minu diterjemahkan 'beriman' (akar '-m-n); ittaba'aka diterjemahkan 'mengikutimu' (akar t-b-'); ardhaluun diterjemahkan 'orang-orang hina (rendah)' (akar r-dz-l, cemoohan elite atas pengikut miskin, cf. 11:27). Selaras.