إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّي ۖ لَوْ تَشْعُرُونَ
Perhitungan mereka tidak lain kecuali pada Tuhanku, sekiranya kalian menyadari.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّيin hisaabuhum illaa 'alaa rabbiiperhitungan mereka tidak lain kecuali pada Tuhanku
- لَوْ تَشْعُرُونَlaw tasy'uruunasekiranya kalian menyadari
Terjemahan per kata (7 kata)
- إِنْinjika
- حِسَابُهُمْhisaabuhumperhitungan mereka
- إِلَّاillaakecuali
- عَلَىٰ'alaaatas
- رَبِّيrabbiiTuhanku
- لَوْlawsekiranya
- تَشْعُرُونَtasy'uruunakalian menyadari
Inti bacaan
Klarifikasi penting tentang batas tanggung jawab: 'Perhitungan mereka tidak lain kecuali pada Tuhanku', Nuh menolak menghakimi nilai internal pengikutnya, menyerahkan evaluasi mendalam kepada otoritas yang lebih tepat.
Penjelasan pilihan kata
'Hisaabuhum' ('perhitungan mereka', akar Hsb) dipertahankan literal: Nuh mengembalikan penilaian akhir kepada Tuhan, bukan kepada dirinya atau standar sosial lawan bicaranya.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan batas otoritas Nuh, bukan tugasnya menilai kelayakan pengikutnya, melainkan urusan Tuhan sepenuhnya.
Renungan dan Hikmah
- Nuh menolak menjadi penilai orang-orang yang mengikutinya. Allah merekam penolakan itu. Ia mengembalikan perkaranya ke atas.
- Yang menuntut kelas sosial dijawab dengan perhitungan akhirat. Mereka menghitung kedudukan. Ia menghitung di tempat lain.
- Ujung kalimatnya berupa andai: sekiranya kalian menyadari. Allah membiarkan teguran itu halus. Yang salah tidak ditunjuk hidungnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar h-s-b, r-b-b, sh-'-r): in hisaabuhum illaa alaa rabbii diterjemahkan 'perhitungan mereka hanyalah pada Tuhanku' (akar h-s-b + akar r-b-b, rasul TAK menghakimi nilai pengikut; hanya Allah yang menghitung; peran-disangkal); tash'uruun diterjemahkan 'menyadari' (akar sh-'-r). Selaras.