قَالَ رَبِّ إِنَّ قَوْمِي كَذَّبُونِ
Ia berkata, "Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakanku,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قَالَ رَبِّ إِنَّ قَوْمِي كَذَّبُونِqaala rabbi inna qawmii kadzdzabuuniia berkata, Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakanku
Terjemahan per kata (5 kata)
- قَالَqaalaberkata
- رَبِّrabbiTuhan
- إِنَّinnasesungguhnya
- قَوْمِيqawmiikaumku
- كَذَّبُونِkadzdzabuunimereka mendustakanku
Inti bacaan
Doa Nuh yang jujur: 'sesungguhnya kaumku telah mendustakanku', pengakuan terus terang atas kegagalan misi yang dihadapi, tanpa menyembunyikan kesulitan dari Tuhannya.
Penjelasan pilihan kata
Kutipan dibuka di sini dan berlanjut ke 26:118: Nuh beralih dari berdialog dengan kaumnya ke berdoa langsung kepada Tuhan, pola yang sama seperti Musa di 26:12-14.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan Nuh membawa keputusasaannya langsung kepada Tuhan setelah argumen dan ancaman tidak membuahkan hasil.
Renungan dan Hikmah
- Laporan kegagalan disampaikan lebih dahulu, bukan permintaan hukuman. Mereka mendustakanku. Allah merekam urutan itu.
- Ia berpindah dari berbicara kepada mereka ke berbicara kepada-Nya. Arah bicaranya berganti. Yang mendengar berganti juga.
- Kalimatnya belum selesai di ayat ini. Allah menyambungnya ke permintaan berikutnya. Aduan dahulu, permohonan kemudian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, r-b-b, q-w-m, k-dz-b): kadhdhabuun diterjemahkan 'mendustakanku' (akar k-dz-b). gloss '(Nuh)' dibuang.