ثُمَّ أَغْرَقْنَا بَعْدُ الْبَاقِينَ
Kemudian Kami tenggelamkan orang-orang yang tersisa setelah itu.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- ثُمَّ أَغْرَقْنَا بَعْدُ الْبَاقِينَtsumma aghraqnaa ba'du l-baaqiinakemudian Kami tenggelamkan orang-orang yang tersisa setelah itu
Terjemahan per kata (4 kata)
- ثُمَّtsummakemudian
- أَغْرَقْنَاaghraqnaaKami tenggelamkan
- بَعْدُba'dusetelah itu
- الْبَاقِينَl-baaqiinaorang-orang yang tersisa
Inti bacaan
Konsekuensi bagi yang tersisa: 'Kami tenggelamkan orang-orang yang tersisa setelah itu', hasil akhir yang tegas bagi mereka yang memilih tetap menolak meski sudah diberi kesempatan panjang.
Penjelasan pilihan kata
'Al-baaqiina' ('orang-orang yang tersisa', akar bqy) dipertahankan literal.
Tafsiran
Ayat ini menutup kisah dengan konsekuensi bagi mereka yang menolak: pola penyelamatan-versus-penenggelaman yang sama seperti kisah Musa.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka yang tersisa, bukan mereka yang menolak. Yang tidak naik. Yang tertinggal.
- Penyelamatan disebut lebih dahulu, penenggelaman kemudian. Urutannya tetap. Yang selamat diberangkatkan dulu.
- Kalimatnya pendek dan tanpa gambaran. Allah tidak melukiskan tenggelamnya. Satu kata kerja, selesai.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar gh-r-q, b-'-d, b-q-y): aghraqnaa diterjemahkan 'Kami tenggelamkan' (akar gh-r-q); baaqiin diterjemahkan 'yang tersisa' (akar b-q-y). gloss '(tidak beriman)' dibuang.