إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ هُودٌ أَلَا تَتَّقُونَ

ketika saudara mereka, Hud, berkata kepada mereka, "Tidakkah kalian bertakwa?

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ هُودٌidz qaala lahum akhuuhum huudunketika saudara mereka, Hud, berkata kepada mereka
  2. أَلَا تَتَّقُونَa-laa tattaquunatidakkah kalian bertakwa

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. إِذْidzketika
  2. قَالَqaalaberkata
  3. لَهُمْlahumkepada mereka
  4. أَخُوهُمْakhuuhumsaudara mereka
  5. هُودٌhuudunHud
  6. أَلَاa-laatidakkah
  7. تَتَّقُونَtattaquunabertakwa

Inti bacaan

Pembuka yang sama: Hud bertanya 'Tidakkah kalian bertakwa?', pertanyaan reflektif konsisten yang menjadi ciri khas pendekatan setiap rasul.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini identik dengan 26:106, hanya nama nabi berganti (Hud, bukan Nuh): mengonfirmasi formula 'akhuuhum' + pertanyaan retoris sebagai pola standar surah ini. Kutipan dibuka di sini dan berlanjut hingga akhir 26:135: pidato panjang Hud yang belum terputus.

Tafsiran

Ayat ini membuka pidato Hud dengan formula yang sama persis seperti Nuh, mengonfirmasi struktur berulang yang diprediksi sebelumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memakai kalimat serupa seperti pada Nuh. Hanya namanya yang berganti. Susunannya tidak diubah.
  • Hud disebut saudara mereka, bukan orang asing. Yang menegur datang dari dalam. Jarak sosialnya nol.
  • Kalimat pertamanya berupa tanya, bukan vonis. Allah merekam para utusan membuka dengan cara serupa. Yang ditanya diajak menilai dirinya sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, a-kh-w, h-w-d, w-q-y): akhuuhum diterjemahkan 'saudara mereka' (akar '-kh-w); tattaquun diterjemahkan 'bertakwa' (akar w-q-y). Selaras.