وَتَتَّخِذُونَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُونَ

Dan kalian membuat bangunan-bangunan dengan harapan kalian akan kekal?

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَتَتَّخِذُونَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُونَwa-tattakhidzuuna mashaani'a la'allakum takhluduunadan kalian membuat bangunan-bangunan dengan harapan kalian akan kekal

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. وَتَتَّخِذُونَwa-tattakhidzuunadan kalian mengambil
  2. مَصَانِعَmashaani'abangunan-bangunan
  3. لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
  4. تَخْلُدُونَtakhluduunakalian kekal

Inti bacaan

Kritik lanjutan: membangun 'bangunan-bangunan megah dengan harapan kalian akan kekal', ilusi keabadian melalui monumen fisik, sebuah kesalahan berpikir yang mengabaikan kefanaan segala hal material.

Penjelasan pilihan kata

'Takhluduuna' ('kalian akan kekal', akar xld) dipertahankan literal: menyoroti ilusi keabadian di balik proyek pembangunan besar-besaran.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan kritik dengan menyoroti motif tersembunyi di balik bangunan megah: harapan keabadian yang sia-sia.

Renungan dan Hikmah

  • Kata مَصَانِعَ dan تَخْلُدُونَ dua-duanya sekali saja muncul, dan keduanya di ayat ini. Bandingkan dengan خَالِدُونَ dari akar yang sama, yang terpakai dua puluh lima kali di dua belas surah, dan di sana ia hampir selalu menerangkan keadaan sesudah kehidupan ini, bukan sebelum. Bentuk yang dipakai di sini, sebagai harapan atas bangunan di dunia, tak dipakai lagi di mana pun.
  • Ayat ini bagian dari tiga tuduhan berturut. 26:128 menyebut tanda yang didirikan di setiap tempat tinggi “sambil bermain-main”, ayat ini bangunan yang diharapkan mengekalkan, dan 26:130 menyebut cara menghantam yang bengis; dengan kata بَطَشْتُمْ yang juga sekali saja muncul. Yang ditegur berurutan: apa yang dibangun untuk dilihat, apa yang dibangun untuk bertahan, dan apa yang dilakukan terhadap orang. Jawaban atas harapan itu sendiri ada di 21:34: keabadian tak diberikan kepada seorang manusia pun sebelumnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-kh-dz, s-n-', kh-l-d): masaani' diterjemahkan 'bangunan-bangunan megah (benteng)' (akar s-n-'); takhluduun diterjemahkan 'kekal' (akar kh-l-d, kekekalan semu monumen). Selaras.