كَذَّبَتْ ثَمُودُ الْمُرْسَلِينَ
Kaum Tsamud telah mendustakan para rasul,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- كَذَّبَتْ ثَمُودُ الْمُرْسَلِينَkadzdzabat tsamuudu l-mursaliinakaum Tsamud telah mendustakan para rasul
Terjemahan per kata (3 kata)
- كَذَّبَتْkadzdzabattelah mendustakan
- ثَمُودُtsamuuduTsamud
- الْمُرْسَلِينَl-mursaliinapara rasul
Inti bacaan
Transisi ke Tsamud: 'Kaum Tsamud telah mendustakan para rasul', pola formula yang sama berulang untuk kaum yang berbeda.
Penjelasan pilihan kata
Formula pembuka identik dengan 26:105 dan 26:123: kini kali ketiga muncul, hanya nama kaum berganti.
Tafsiran
Ayat ini membuka kisah nabi kelima: Salih, dengan formula pembuka yang sama persis seperti kisah-kisah sebelumnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah membuka kisah kelima dengan susunan yang sama. Nama kaumnya berganti. Kalimatnya tidak.
- Yang didustakan disebut para rasul, padahal yang datang satu. Menolak satu. Dihitung menolak semuanya.
- Formula ini berulang di surah yang sama. Allah memakainya sebagai penanda babak. Iramanya menjadi rangka surah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-dz-b, r-s-l): kadhdhabat diterjemahkan 'mendustakan' (akar k-dz-b); al-mursaliin diterjemahkan 'para rasul' (akar r-s-l, formula berulang). Selaras.