قَالُوا إِنَّمَا أَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَ

Mereka berkata, "Sesungguhnya engkau hanyalah termasuk orang-orang yang terkena sihir.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. قَالُوا إِنَّمَا أَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَqaaluu innamaa anta mina l-musahhariinamereka berkata, sesungguhnya engkau hanyalah termasuk orang-orang yang terkena sihir

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
  3. أَنْتَantaengkau
  4. مِنَminadari
  5. الْمُسَحَّرِينَl-musahhariinaorang-orang yang terkena sihir

Inti bacaan

Tuduhan klasik muncul lagi: 'engkau hanyalah termasuk orang-orang yang terkena sihir', pola penolakan yang sama diulang untuk nabi yang berbeda.

Penjelasan pilihan kata

'Al-musahhariina' ('yang terkena sihir', akar sHr) dipertahankan literal: tuduhan yang berbeda dari 'gila' (majnuun, dipakai Firaun) namun sama-sama menyerang kredibilitas mental, bukan substansi argumen. Kutipan dibuka di sini dan berlanjut ke 26:154.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan tuduhan baru yang belum muncul di kisah-kisah sebelumnya, bukan gila, melainkan korban sihir, sebuah variasi dari pola serangan karakter yang berulang.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam tuduhan yang berbeda dari kisah sebelumnya. Bukan gila, melainkan terkena sihir. Bentuknya berganti, sasarannya tetap sama.
  • Yang diserang keadaan akalnya. Bukan hujahnya. Perkaranya dipindahkan dari isi ke keadaan orangnya.
  • Allah merekam mereka memakai kata hanyalah. Meremehkan. Seluruh yang dibawanya diperkecil jadi satu penyakit.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, s-h-r): musahhariin diterjemahkan 'yang terkena sihir (terpengaruh)' (akar s-h-r, tuduhan tersihir, cf. 25:8 rajul mashuur). Selaras.