وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيمٍ
Janganlah kalian menyentuhnya dengan suatu keburukan; nanti kalian akan ditimpa azab pada hari yang agung."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوءٍwa-laa tamassuuhaa bi-suu'injanganlah kalian menyentuhnya dengan suatu keburukan
- فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيمٍfa-ya'khudzakum adzaabu yawmin azhiiminnanti kalian akan ditimpa azab pada hari yang agung
Aplikasi
Peringatan tegas: 'Janganlah menyentuhnya dengan suatu kejahatan. Nanti kalian akan ditimpa azab', batas yang jelas ditetapkan disertai konsekuensi yang eksplisit jika dilanggar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama passthrough. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Lih.. sebagian penerjemah: '“And touch her not with evil1 lest there take you the punishment of a tremendous day.”' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.