أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ

Mengapa kalian mendatangi jenis laki-laki di antara seisi alam,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَa-ta'tuuna dz-dzukraana mina l-'aalamiinamengapa kalian mendatangi jenis laki-laki di antara seisi alam

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. أَتَأْتُونَa-ta'tuunaapakah kalian mendatangi
  2. الذُّكْرَانَdz-dzukraanajenis laki-laki
  3. مِنَminadari
  4. الْعَالَمِينَl-'aalamiinaseisi alam

Inti bacaan

Kritik langsung terhadap penyimpangan yang terjadi di kalangan kaumnya, Lut menghadapi kaumnya dengan pertanyaan yang menyoroti perilaku yang menyimpang dari desain alami hubungan yang telah ditetapkan.

Penjelasan pilihan kata

'Adz-dzukraana' ('jenis laki-laki', akar dz-k-r) dipertahankan literal tanpa eufemisme atau istilah klinis tambahan: mengikuti register langsung namun tidak vulgar dari teks Arab sendiri.

Tafsiran

Ayat ini membuka teguran Lut dengan pertanyaan langsung tentang praktik yang menyimpang dari pola yang diciptakan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam teguran Lut dalam bentuk pertanyaan. Bukan vonis. Yang ditegur diajak menjawab sendiri.
  • Kalimatnya belum selesai di ayat ini. Ayat berikutnya melanjutkan. Tegurannya satu tarikan panjang.
  • Frasa seisi alam dipakai Allah untuk memperluas gambarannya. Bukan cuma di kota itu. Perbandingannya dibuat sejagat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Bandingkan: adh-dhukraana MINA L-'AaLAMIiN, 'laki-laki di antara seisi alam'; terjemahan lain terpaksa 'manusia' (semesta mustahil); gloss '(berbuat homoseks)' dibuang (tafsir). Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU terjemahan; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = kata serapan aalam). Bandingkan 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. jamak aalamuun = 'jenis-jenis makhluk yang diciptakan… bentuk jamak ini dipakai justru karena mencakup manusia'.