قَالُوا لَئِنْ لَمْ تَنْتَهِ يَا لُوطُ لَتَكُونَنَّ مِنَ الْمُخْرَجِينَ
Mereka berkata, "Sungguh, jika engkau tidak berhenti, wahai Lut, niscaya engkau termasuk orang-orang yang diusir."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالُوا لَئِنْ لَمْ تَنْتَهِ يَا لُوطُqaaluu la-in lam tantahi yaa luuthumereka berkata, sungguh, jika engkau tidak berhenti, wahai Lut
- لَتَكُونَنَّ مِنَ الْمُخْرَجِينَla-takuunanna mina l-mukhrajiinaniscaya engkau termasuk orang-orang yang diusir
Terjemahan per kata (9 kata)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- لَئِنْla-insungguh jika
- لَمْlamtidak
- تَنْتَهِtantahiengkau berhenti
- يَاyaawahai
- لُوطُluuthuLut
- لَتَكُونَنَّla-takuunannasungguh engkau akan menjadi
- مِنَminadari
- الْمُخْرَجِينَl-mukhrajiinaorang-orang yang diusir
Inti bacaan
Ancaman pengusiran sebagai respons terhadap kritik moral: 'jika engkau tidak berhenti. engkau termasuk orang-orang yang diusir', penolakan terhadap koreksi sering direspons dengan ancaman terhadap yang menyampaikannya.
Penjelasan pilihan kata
'Al-mukhrajiina' ('orang-orang yang diusir', akar xrj): ancaman ini menggemakan struktur yang sama dengan ancaman rajam terhadap Nuh (26:116), variasi bentuk konsekuensi namun pola eskalasi yang sama.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan ancaman pengusiran sebagai jawaban atas teguran Lut: pola eskalasi dari argumen ke ancaman yang berulang di setiap kisah.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam mereka mengancam mengusirnya. Bukan membantahnya. Yang tak terjawab dijawab dengan menyingkirkan orangnya.
- Syaratnya jika engkau tidak berhenti. Masih ada pilihan. Ancamannya menawarkan jalan keluar berupa diam.
- Allah merekam pola yang sama muncul pada nabi sebelumnya. Berulang. Bentuk ancamannya berbeda, susunannya persis sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, n-h-y, k-w-n, kh-r-j): tantahi diterjemahkan 'berhenti' (akar n-h-y); mukhrajiin diterjemahkan 'yang diusir' (akar kh-r-j). gloss '(melarang kami)' dibuang.