عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ

ke dalam hatimu, agar engkau menjadi salah seorang pemberi peringatan,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ'alaa qalbika li-takuuna mina l-mundziriinake dalam hatimu, agar engkau menjadi salah seorang pemberi peringatan

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. عَلَىٰ'alaaatas
  2. قَلْبِكَqalbikahatimu
  3. لِتَكُونَli-takuunaagar engkau menjadi
  4. مِنَminadari
  5. الْمُنْذِرِينَl-mundziriinapara pemberi peringatan

Inti bacaan

Tujuan penerimaan: 'ke dalam hatimu, agar engkau menjadi salah seorang pemberi peringatan', wahyu diterima bukan sekadar untuk diri sendiri, melainkan untuk diteruskan sebagai fungsi peringatan bagi orang lain.

Penjelasan pilihan kata

'Mundziriina' ('pemberi peringatan', akar n-dz-r): kata yang sama dipakai untuk seluruh nabi dalam kisah-kisah sebelumnya, menghubungkan penerima wahyu ini dengan pola kenabian yang sama.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan tujuan penurunan wahyu, bukan sekadar informasi, melainkan menjadikan penerimanya bagian dari rangkaian pemberi peringatan yang sama seperti tujuh nabi sebelumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut tempat turunnya ke dalam hatimu. Bukan ke telinga. Yang diturunkan masuk ke tempat yang paling dalam.
  • Maksudnya disebut agar engkau menjadi salah seorang pemberi peringatan. Salah seorang. Ia dimasukkan ke barisan, bukan diberi kedudukan sendiri.
  • Allah memakai kata yang sama dengan yang dipakai untuk tujuh nabi sebelumnya di surah ini. Kata yang berulang. Yang baru disambungkan ke yang sudah lama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-l-b, k-w-n, n-dz-r): qalbik diterjemahkan 'hatimu' (akar q-l-b, di sini qalb=hati sbg tempat penerimaan wahyu); mundhiriin diterjemahkan 'pemberi peringatan' (akar n-dz-r). gloss '(Diturunkan)/(Nabi Muhammad)' dibuang.