كَذَٰلِكَ سَلَكْنَاهُ فِي قُلُوبِ الْمُجْرِمِينَ

Demikianlah Kami memasukkannya ke dalam hati para pendosa,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. كَذَٰلِكَ سَلَكْنَاهُ فِي قُلُوبِ الْمُجْرِمِينَka-dzaalika salaknaahu fii quluubi l-mujrimiinademikianlah Kami memasukkannya ke dalam hati para pendosa

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
  2. سَلَكْنَاهُsalaknaahuKami memasukkannya
  3. فِيfiike dalam
  4. قُلُوبِquluubihati
  5. الْمُجْرِمِينَl-mujrimiinapara pendosa

Inti bacaan

Penjelasan tentang mekanisme penolakan: 'Kami memasukkannya ke dalam hati para pendosa', proses penyampaian pesan tetap sampai kepada mereka, namun penerimaan tetap bergantung pada kondisi hati yang menerima.

Penjelasan pilihan kata

'Salaknaahu' ('Kami memasukkannya', akar slk) dipertahankan literal: merujuk pada penolakan itu sendiri yang meresap ke dalam hati, bukan wahyu.

Tafsiran

Ayat ini menggambarkan proses penolakan yang meresap secara mendalam, bukan keputusan sesaat, melainkan kondisi hati yang terbentuk.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut penolakan itu meresap, bukan mendadak. Ia masuk ke dalam. Bukan tergores di permukaan.
  • Yang dimasukkan bukan wahyunya, melainkan penolakannya. Pesannya tetap sampai. Yang mengeras tanggapannya.
  • Pembukanya menyambung dari ayat sebelumnya. Allah tidak memulai keterangan baru. Ia melanjutkan yang tadi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-l-k, q-l-b, j-r-m): salaknaahu diterjemahkan 'memasukkannya (menjalankannya)' (akar s-l-k); quluub diterjemahkan 'hati' (akar q-l-b); mujrimiin diterjemahkan 'para pendosa' (akar j-r-m). gloss '(sifat dusta dan ingkar)' dibuang.