أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ

Maka apakah azab Kami yang mereka minta disegerakan?

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَa-fa-bi-'adzaabinaa yasta'jiluunamaka apakah azab Kami yang mereka minta disegerakan

Terjemahan per kata (2 kata)

  1. أَفَبِعَذَابِنَاa-fa-bi-'adzaabinaamaka apakah azab Kami
  2. يَسْتَعْجِلُونَyasta'jiluunamereka minta disegerakan

Inti bacaan

Ironi tajam: 'bukankah azab Kami yang mereka minta disegerakan?', mereka yang dulu menuntut percepatan konsekuensi kini justru memohon penundaan, sebuah pembalikan yang menyingkap ketidakkonsistenan.

Penjelasan pilihan kata

'Yasta'jiluuna' ('minta disegerakan', akar Ejl): pertanyaan retoris yang mengingatkan bahwa sebelumnya justru merekalah yang menantang azab datang lebih cepat (bandingkan tantangan Salih 26:187 dan Musa's people).

Tafsiran

Ayat ini menyoroti ironi: mereka yang dulu menuntut azab dipercepat kini memohon penangguhan begitu azab benar-benar tiba.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menanyakan kembali azab yang dahulu mereka minta disegerakan. Permintaan mereka sendiri. Yang dituntut cepat kini diminta ditunda.
  • Bentuknya pertanyaan, bukan celaan. Bukankah ini yang kalian minta. Yang menjawab dituntun mengakui sendiri.
  • Allah memakai kata yang persis mereka pakai dahulu. Disegerakan. Tuntutannya dikembalikan tanpa diubah satu huruf pun.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar '-dz-b, '-j-l): yasta'jiluun diterjemahkan 'minta disegerakan' (akar '-j-l). Selaras.