مَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يُمَتَّعُونَ

niscaya kenikmatan yang mereka rasakan tidak mencukupkan apa pun bagi mereka.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. مَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يُمَتَّعُونَmaa aghnaa anhum maa kaanuu yumatta'uunaniscaya kenikmatan yang mereka rasakan tidak mencukupkan apa pun bagi mereka
Catatan pilihan kata (ringkas)

Ayat verba/nomina gny non-sebutan: passthrough terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di PENDING); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun passthrough (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di PENDING). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. ⚠ 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. Lih.. aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').

Aplikasi

Kesimpulan penting: 'kenikmatan yang mereka rasakan tidak mencukupkannya', kesenangan sementara terbukti tidak memberi perlindungan nyata saat konsekuensi akhirnya tiba.