مَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يُمَتَّعُونَ
niscaya kenikmatan yang mereka rasakan tidak mencukupkan apa pun bagi mereka.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- مَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يُمَتَّعُونَmaa aghnaa 'anhum maa kaanuu yumatta'uunaniscaya kenikmatan yang mereka rasakan tidak mencukupkan apa pun bagi mereka
Terjemahan per kata (6 kata)
- مَاmaatidaklah
- أَغْنَىٰaghnaamencukupkan
- عَنْهُمْ'anhumdari mereka
- مَاmaaapa yang
- كَانُواkaanuumereka selalu
- يُمَتَّعُونَyumatta'uunamereka diberi kesenangan
Inti bacaan
Kesimpulan penting: 'kenikmatan yang mereka rasakan tidak mencukupkannya', kesenangan sementara terbukti tidak memberi perlindungan nyata saat konsekuensi akhirnya tiba.
Penjelasan pilihan kata
'Aghnaa' ('mencukupkan', akar gny) dipertahankan literal: menutup skenario dengan simpulan bahwa lamanya kenikmatan tidak memberi perlindungan apa pun.
Tafsiran
Ayat ini menutup skenario 26:205-206 dengan kesimpulan tegas: durasi kenikmatan tidak relevan terhadap ketibaan konsekuensi yang telah ditetapkan.
Renungan dan Hikmah
- Betapa pun lama kenikmatan sementara berlangsung, ia tidak memberi perlindungan apa pun dari konsekuensi yang telah ditetapkan, durasi bukan jaminan keamanan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di belum diputuskan); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').