إِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُولُونَ
Sesungguhnya mereka benar-benar dijauhkan dari mendengar.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُولُونَinnahum 'ani s-sam'i la-ma'zuuluunasesungguhnya mereka benar-benar dijauhkan dari mendengar
Terjemahan per kata (4 kata)
- إِنَّهُمْinnahumsesungguhnya mereka
- عَنِ'anidari
- السَّمْعِs-sam'ipendengaran
- لَمَعْزُولُونَla-ma'zuuluunabenar-benar terhalang
Inti bacaan
Detail teknis penutup: 'mereka benar-benar dijauhkan dari berita langit', pembatasan akses terhadap sumber informasi ilahi menjadi penjelasan konkret mengapa sumber jahat tidak mungkin menjadi asal-usul wahyu yang sah.
Penjelasan pilihan kata
'Ma'zuuluuna' ('dijauhkan', akar Ezl) dipertahankan literal tanpa menyisipkan '(setan-setan)' atau '(dari berita langit)': subjek dan objeknya sudah jelas dari konteks langsung 26:210-211.
Tafsiran
Ayat ini menutup pembantahan dengan menjelaskan mekanismenya: akses mereka terhadap sumber wahyu memang telah diputus.
Renungan dan Hikmah
- Allah menutup bantahan dengan menyebut sebabnya, bukan sekadar menyangkal. Mereka dijauhkan. Alasannya diberikan, bukan ditahan.
- Yang diputus aksesnya, bukan kemampuannya. Mereka bukan tak sanggup mendengar. Mereka dijauhkan dari tempatnya.
- Bantahan ini pendek dan bertumpu pada satu kata: dijauhkan. Allah tidak memperpanjang perdebatan. Satu kata menutup tuduhannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.