فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تَعْمَلُونَ

Maka jika mereka mendurhakaimu, katakanlah, "Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kalian kerjakan."

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْfa-in 'ashawka fa-qulmaka jika mereka mendurhakaimu, katakanlah
  2. إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تَعْمَلُونَinnii barii'un mimmaa ta'maluunasesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kalian kerjakan

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. فَإِنْfa-inmaka jika
  2. عَصَوْكَ'ashawkamereka mendurhakaimu
  3. فَقُلْfa-qulmaka katakanlah
  4. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  5. بَرِيءٌbarii'unberlepas diri
  6. مِمَّاmimmaadari apa yang
  7. تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan

Inti bacaan

Batas tanggung jawab yang jelas: 'jika mereka mendurhakaimu. aku berlepas diri dari apa yang kalian kerjakan', pembebasan dari tanggung jawab atas pilihan orang lain yang menolak, meski tetap telah menyampaikan kebenaran dengan tulus.

Penjelasan pilihan kata

'Barii'un' ('berlepas diri', akar brA) dipertahankan literal: respons terhadap pembangkangan bahkan dari kerabat sendiri, konsisten dengan pola pembatasan tanggung jawab nabi yang berulang di seluruh surah ini.

Tafsiran

Ayat ini mengantisipasi kemungkinan penolakan bahkan dari kerabat terdekat: instruksi tetap menegaskan batas tanggung jawab yang sama seperti nabi-nabi sebelumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyuruh berlepas diri dari perbuatan mereka. Bukan dari orangnya. Yang ditinggalkan pekerjaannya, bukan hubungannya.
  • Perintah ini datang sesudah perintah merendahkan sayap kepada pengikutnya. Berurutan. Lembut kepada yang mengikuti, tegas terhadap perbuatan yang menolak.
  • Allah menyebut syaratnya jika mereka mendurhakaimu. Belum tentu terjadi. Jawabannya disiapkan sebelum keadaannya datang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar '-s-y, q-w-l, b-r-a, '-m-l): asawka diterjemahkan 'mendurhakaimu' (akar '-s-y); barii' diterjemahkan 'berlepas diri' (akar b-r-', Nabi menyangkal tanggung jawab atas amal mereka; peran-disangkal: ia hanya menyampaikan); ta'maluun diterjemahkan 'mengerjakan' (akar '-m-l). Selaras.