هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَىٰ مَنْ تَنَزَّلُ الشَّيَاطِينُ

Maukah Aku beritakan kepada kalian, kepada siapa setan-setan itu turun?

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَىٰ مَنْ تَنَزَّلُ الشَّيَاطِينُhal unabbi'ukum 'alaa man tanazzalu sy-syayaathiinumaukah Aku beritakan kepada kalian, kepada siapa setan-setan itu turun

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. هَلْhalapakah
  2. أُنَبِّئُكُمْunabbi'ukumAku beritakan kepada kalian
  3. عَلَىٰ'alaaatas
  4. مَنْmanorang yang
  5. تَنَزَّلُtanazzaluturun
  6. الشَّيَاطِينُsy-syayaathiinusetan-setan

Inti bacaan

Pertanyaan penting untuk klarifikasi: 'kepada siapa setan-setan itu turun?', mengajak audiens memahami perbedaan mendasar antara sumber wahyu yang sah dan pengaruh yang menyesatkan.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini membalikkan arah pembahasan setan dari 26:210-212: setelah menegaskan bahwa wahyu ini bukan dari setan, kini dijelaskan kepada siapa sesungguhnya setan itu turun.

Tafsiran

Ayat ini membuka penjelasan pembanding: jika bukan kepada Nabi, kepada siapa sesungguhnya kekuatan yang dituduhkan itu bekerja.

Renungan dan Hikmah

  • Allah membalik arah pembicaraan tentang setan. Tadi menyangkal. Kini menunjuk alamat yang benar.
  • Bentuknya tawaran, bukan pemberitahuan. Maukah aku beritakan. Pendengarnya diajak lebih dahulu.
  • Pertanyaannya dijawab Allah di ayat berikutnya. Yang ditahan sebentar. Ketegangannya dipakai.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-b-a, n-z-l, sh-t-n): unabbi'ukum diterjemahkan 'memberitakan kepada kalian' (akar n-b-'); tanazzalu diterjemahkan 'turun' (akar n-z-l); shayaatiin diterjemahkan 'setan'. Selaras.