يُلْقُونَ السَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ

mereka menyampaikan hasil pendengarannya, sedangkan kebanyakan mereka adalah para pendusta.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. يُلْقُونَ السَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَyulquuna s-sam'a wa-aktsaruhum kaadzibuunamereka menyampaikan hasil pendengarannya, sedangkan kebanyakan mereka adalah para pendusta

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. يُلْقُونَyulquunamereka melemparkan
  2. السَّمْعَs-sam'apendengaran
  3. وَأَكْثَرُهُمْwa-aktsaruhumdan kebanyakan mereka
  4. كَاذِبُونَkaadzibuunapara pendusta

Inti bacaan

Deskripsi mekanisme: 'menyampaikan hasil pendengarannya, sedangkan kebanyakan mereka adalah para pendusta', proses transmisi informasi yang tidak dapat dipercaya karena sumbernya sendiri tidak jujur.

Penjelasan pilihan kata

'Yulquuna s-sam'a' ('menyampaikan hasil pendengarannya', akar lqy+smE) dipertahankan literal: kontras tajam dengan 26:212 di mana setan justru 'dijauhkan dari mendengar' terkait wahyu sejati.

Tafsiran

Ayat ini menutup penjelasan pembanding dengan menegaskan sifat tidak dapat dipercayanya sumber tersebut: mayoritas penerimanya sendiri adalah para pendusta.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka menyampaikan hasil pendengarannya. Bukan mengarang. Yang mereka bawa curian, bukan buatan sendiri.
  • Yang ditambahkan kebanyakan mereka pendusta. Bukan semuanya. Bahkan tentang mereka pun hitungannya dijaga tepat.
  • Allah menaruhnya berhadapan dengan keterangan bahwa setan dijauhkan dari mendengar wahyu. Bersebelahan. Yang satu curi dengar, yang lain tak kebagian sama sekali.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.