الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَهُمْ بِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ
yang menegakkan salat, memberikan zakat, dan meyakini akhirat.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَalladziina yuqiimuuna s-salaata wa-yu'tuuna z-zakaatayang menegakkan salat dan memberikan zakat
- وَهُمْ بِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَwa-hum bi-l-aakhirati hum yuuqinuunadan mereka meyakini akhirat
Aplikasi
Tiga kriteria orang beriman: menegakkan kewajiban terstruktur (salat), memberikan zakat, dan 'meyakini adanya akhirat', kombinasi praktik spiritual, kepedulian ekonomi, dan orientasi jangka panjang membentuk profil karakter yang lengkap.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “menunaikan” diterjemahkan “memberikan”. sebagian penerjemah: 'Those who uphold the duty,1 and render the purity,2 and of the Hereafter they are certain.3' Corpus ayat ini: «S~alaw`pa, TAKRIF»; «z~akaw`pa, TAKRIF». salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar') · zakaah diterjemahkan 'zakat' (dipertahankan: makna GANDA suci+tumbuh, jangan dikerdilkan; verba penggovongnya aataa='memberikan/berikanlah', BUKAN 'menunaikan', aataa diterjemahkan 'memberi' di 215 ayat non-zakaah, 'menunaikan' 0×;), kecuali cabang KESUCIAN (19:13/18:81) diterjemahkan 'kesucian'.