إِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ زَيَّنَّا لَهُمْ أَعْمَالَهُمْ فَهُمْ يَعْمَهُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, Kami jadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatan mereka, maka mereka terombang-ambing.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِinna lladziina laa yu'minuuna bi-l-aakhiratisesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat
  2. زَيَّنَّا لَهُمْ أَعْمَالَهُمْ فَهُمْ يَعْمَهُونَzayyannaa lahum a'maalahum fa-hum ya'mahuunaKami jadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatan mereka, maka mereka terombang-ambing

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. لَاlaatidak
  4. يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman
  5. بِالْآخِرَةِbi-l-aakhiratidengan akhirat
  6. زَيَّنَّاzayyannaaKami menghiasi
  7. لَهُمْlahumbagi mereka
  8. أَعْمَالَهُمْa'maalahumamal-amal mereka
  9. فَهُمْfa-hummaka mereka
  10. يَعْمَهُونَya'mahuunaterombang-ambing

Inti bacaan

Kontras dengan yang tidak beriman: 'Kami jadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatan mereka, maka mereka terombang-ambing', tanpa orientasi akhirat, bahkan tindakan yang salah bisa tampak menarik, mengaburkan kemampuan menilai secara jernih.

Penjelasan pilihan kata

'Ya'mahuuna' ('terombang-ambing', akar Emh) dipertahankan literal: menggambarkan kebingungan tanpa arah sebagai konsekuensi dari penolakan akhirat.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan kontras dengan orang beriman, bukan hukuman eksternal, melainkan konsekuensi internal berupa persepsi yang menyimpang terhadap perbuatan mereka sendiri.

Renungan dan Hikmah

  • Perbuatan yang terasa indah bagi pelakunya sendiri, hingga menyebabkan kebingungan tanpa arah, adalah konsekuensi internal dari penolakan; bukan hukuman yang dijatuhkan dari luar, melainkan distorsi persepsi yang tumbuh dari sikap itu sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-m-n, a-kh-r, z-y-n, '-m-l, '-m-h): laa yu'minuuna diterjemahkan 'tidak beriman' (akar '-m-n); zayyannaa diterjemahkan 'Kami jadikan indah' (akar z-y-n); ya'mahuun diterjemahkan 'terombang-ambing (terhuyung buta)' (akar '-m-h, beda dari dalaal). gloss '(yang buruk)/(dalam kesesatan)' dibuang.