أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَهُمْ سُوءُ الْعَذَابِ وَهُمْ فِي الْآخِرَةِ هُمُ الْأَخْسَرُونَ

Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang buruk, dan di akhirat mereka adalah orang-orang yang paling rugi.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَهُمْ سُوءُ الْعَذَابِulaa'ika lladziina lahum suu'u l-'adzaabimereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang buruk
  2. وَهُمْ فِي الْآخِرَةِ هُمُ الْأَخْسَرُونَwa-hum fii l-aakhirati humu l-akhsaruunadan di akhirat mereka adalah orang-orang yang paling rugi

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. لَهُمْlahumbagi mereka
  4. سُوءُsuu'ukeburukan
  5. الْعَذَابِl-'adzaabiazab
  6. وَهُمْwa-humdan mereka
  7. فِيfiidi
  8. الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
  9. هُمُhumumerekalah
  10. الْأَخْسَرُونَl-akhsaruunaorang-orang yang paling merugi

Inti bacaan

Konsekuensi yang dijelaskan: 'azab yang buruk. paling rugi' di akhirat, hasil akhir yang serius bagi orientasi hidup yang hanya berfokus pada kesenangan sesaat tanpa mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang.

Penjelasan pilihan kata

'Al-akhsaruuna' ('yang paling rugi', akar xsr) dipertahankan literal.

Tafsiran

Ayat ini menutup konsekuensi bagi mereka yang tidak beriman: azab di dunia dan kerugian tertinggi di akhirat.

Renungan dan Hikmah

  • Dua tempat disebut Allah, bukan satu. Di sini azabnya. Di sana ruginya.
  • Kata paling dipakai untuk kerugiannya. Ada tingkatan. Mereka di puncaknya.
  • Kalimat ini menutup gambaran orang yang amalnya dihias. Allah menaruh ujungnya. Yang terasa indah berakhir begitu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-w-a, '-dz-b, a-kh-r, kh-s-r): suu' al-'adhaab diterjemahkan 'azab yang buruk' (akar s-w-' + akar '-dz-b); akhsaruun diterjemahkan 'paling rugi' (akar kh-s-r). gloss '(di dunia)' dibuang.