قَالَتْ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ أَفْتُونِي فِي أَمْرِي مَا كُنْتُ قَاطِعَةً أَمْرًا حَتَّىٰ تَشْهَدُونِ

Ia berkata, "Wahai para pembesar, berilah aku pertimbangan dalam urusanku; aku tidak pernah memutuskan suatu urusan sampai kalian hadir menyaksikan."

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قَالَتْ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ أَفْتُونِي فِي أَمْرِيqaalat yaa ayyuhaa l-mala'u aftuunii fii amriiia berkata, wahai para pembesar, berilah aku pertimbangan dalam urusanku
  2. مَا كُنْتُ قَاطِعَةً أَمْرًا حَتَّىٰ تَشْهَدُونِmaa kuntu qaati'atan amran hattaa tashhaduuniaku tidak pernah memutuskan suatu urusan sampai kalian hadir menyaksikan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-w-l, m-l-a, f-t-y, a-m-r, k-w-n, q-t-', sh-h-d): mala' diterjemahkan 'para pembesar' (akar m-l-'); aftuunii diterjemahkan 'berilah aku pertimbangan' (akar f-t-y); qaati'atan amran diterjemahkan 'memutuskan urusan' (akar q-t-' + akar '-m-r); tashhaduun diterjemahkan 'kalian hadir (bersaksi)' (akar sh-h-d). gloss '(Balqis)/(dalam majelisku)' dibuang.

Aplikasi

Kepemimpinan kolaboratif Balqis: 'berilah aku pertimbangan... aku tidak pernah memutuskan suatu urusan sampai kalian hadir memberi kesaksian', model kepemimpinan yang menghargai musyawarah, tidak membuat keputusan besar sepihak. Konkretnya: melibatkan penasihat atau pihak terkait sebelum mengambil keputusan penting (bukan memutuskan sepihak) adalah praktik kepemimpinan yang bijaksana, dicontohkan Balqis meski dia memiliki otoritas penuh untuk memutuskan sendiri.