وَإِنِّي مُرْسِلَةٌ إِلَيْهِمْ بِهَدِيَّةٍ فَنَاظِرَةٌ بِمَ يَرْجِعُ الْمُرْسَلُونَ

Dan sesungguhnya aku akan mengirim kepada mereka suatu hadiah, lalu menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh para utusan."

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَإِنِّي مُرْسِلَةٌ إِلَيْهِمْ بِهَدِيَّةٍwa-innii mursilatun ilayhim bi-hadiyyatindan sesungguhnya aku akan mengirim kepada mereka suatu hadiah
  2. فَنَاظِرَةٌ بِمَ يَرْجِعُ الْمُرْسَلُونَfa-naazhiratun bima yarji'u l-mursaluunalalu menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh para utusan
Aplikasi

Strategi diplomatik yang cerdas: 'aku akan mengirim kepada mereka suatu hadiah, lalu menunggu apa yang akan dibawa kembali', pendekatan diplomasi dicoba terlebih dahulu sebelum eskalasi konflik, sebuah kebijaksanaan mengutamakan solusi damai.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-s-l, h-d-y, n-zh-r, r-j-'): mursilah diterjemahkan 'mengirim' (akar r-s-l); hadiyyah diterjemahkan 'hadiah' (akar h-d-y); naazhirah diterjemahkan 'menunggu (melihat)' (akar n-zh-r). Selaras.