ارْجِعْ إِلَيْهِمْ فَلَنَأْتِيَنَّهُمْ بِجُنُودٍ لَا قِبَلَ لَهُمْ بِهَا وَلَنُخْرِجَنَّهُمْ مِنْهَا أَذِلَّةً وَهُمْ صَاغِرُونَ

Kembalilah kepada mereka; maka pasti Kami akan mendatangi mereka dengan bala tentara yang tidak dapat mereka lawan, dan pasti Kami akan mengusir mereka dari sana dalam keadaan hina lagi tunduk."

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. ارْجِعْ إِلَيْهِمْ فَلَنَأْتِيَنَّهُمْ بِجُنُودٍ لَا قِبَلَ لَهُمْ بِهَاirji' ilayhim fa-la-na'tiyannahum bi-junuudin laa qibala lahum bihaakembalilah kepada mereka, maka pasti kami akan mendatangi mereka dengan bala tentara yang tidak dapat mereka lawan
  2. وَلَنُخْرِجَنَّهُمْ مِنْهَا أَذِلَّةً وَهُمْ صَاغِرُونَwa-la-nukhrijannahum minhaa adzillatan wa-hum shaaghiruunadan pasti kami akan mengusir mereka dari sana dalam keadaan hina lagi tunduk

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. ارْجِعْirji'kembalilah
  2. إِلَيْهِمْilayhimkepada mereka
  3. فَلَنَأْتِيَنَّهُمْfa-la-na'tiyannahummaka sungguh kami akan mendatangi mereka
  4. بِجُنُودٍbi-junuudindengan bala tentara
  5. لَاlaatidak
  6. قِبَلَqibalake arah
  7. لَهُمْlahumkepada mereka
  8. بِهَاbihaadengannya
  9. وَلَنُخْرِجَنَّهُمْwa-la-nukhrijannahumdan sungguh Kami akan mengeluarkan mereka
  10. مِنْهَاminhaadarinya
  11. أَذِلَّةًadzillatanorang-orang yang rendah hati
  12. وَهُمْwa-humdan mereka
  13. صَاغِرُونَshaaghiruunaorang-orang yang hina

Inti bacaan

Ultimatum yang jelas: 'Kami akan mendatangi mereka dengan bala tentara yang tidak dapat mereka lawan', kekuatan yang sesungguhnya dimiliki ditunjukkan sebagai konsekuensi jika diplomasi gagal, bukan langsung digunakan.

Penjelasan pilihan kata

Kutipan yang dibuka di 27:36 ditutup di sini. 'Saaghiruuna' ('tunduk', akar Sgr) dipertahankan literal: ultimatum tegas sebagai jawaban atas tawaran diplomatik yang ditolak.

Tafsiran

Ayat ini menutup respons Sulaiman dengan ultimatum tegas: penolakan hadiah diikuti ancaman kekuatan militer jika penyerahan tidak dilakukan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Sulaiman menolak hadiah dan mengganti dengan ultimatum. Berurutan. Yang ditawarkan diplomasi dijawab dengan menyebut kekuatan.
  • Yang disebut bala tentara yang tak dapat mereka lawan. Bukan ancaman kosong. Yang dinyatakan perbandingan kekuatan, bukan kemarahan.
  • Allah merekam ia menyebut mereka akan diusir dalam keadaan hina lagi tunduk. Dua keadaan. Yang diancamkan bukan kekalahan, melainkan cara kalahnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-j-', a-t-y, j-n-d, q-b-l, kh-r-j, dz-l-l, s-gh-r): irji' diterjemahkan 'kembalilah' (akar r-j-'); junuud diterjemahkan 'bala tentara' (akar j-n-d); laa qibala lahum diterjemahkan 'tidak dapat mereka lawan' (akar q-b-l); nukhrijannahum diterjemahkan 'mengusir mereka' (akar kh-r-j); adhillah diterjemahkan 'hina' (akar dz-l-l); saaghiruun diterjemahkan 'tunduk (kecil)' (akar s-gh-r). gloss '(dengan membawa kembali hadiahmu)/(Saba')' dibuang.