قَالَ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ أَيُّكُمْ يَأْتِينِي بِعَرْشِهَا قَبْلَ أَنْ يَأْتُونِي مُسْلِمِينَ
Ia berkata, "Wahai para pembesar, siapakah di antara kalian yang sanggup membawakanku singgasananya sebelum mereka datang kepadaku dalam keadaan berserah diri?"
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ أَيُّكُمْ يَأْتِينِي بِعَرْشِهَاqaala yaa ayyuhaa l-mala'u ayyukum ya'tiinii bi-'arsyihaaia berkata, wahai para pembesar, siapakah di antara kalian yang sanggup membawakanku singgasananya
- قَبْلَ أَنْ يَأْتُونِي مُسْلِمِينَqabla an ya'tuunii muslimiinasebelum mereka datang kepadaku dalam keadaan berserah diri
Terjemahan per kata (11 kata)
- قَالَqaalaberkata
- يَاyaawahai
- أَيُّهَاayyuhaasekalian
- الْمَلَأُl-mala'upara pemuka
- أَيُّكُمْayyukumsiapa di antara kalian
- يَأْتِينِيya'tiiniidatang kepadaku
- بِعَرْشِهَاbi-'arsyihaadengan singgasananya
- قَبْلَqablasebelum
- أَنْanbahwa
- يَأْتُونِيya'tuuniimereka mendatangiku
- مُسْلِمِينَmuslimiinaorang-orang yang berserah diri
Inti bacaan
Tantangan kepada para pembesarnya: 'siapakah di antara kalian yang sanggup membawakanku singgasananya sebelum mereka datang berserah diri?', memobilisasi sumber daya tim untuk mencapai tujuan yang lebih besar sebelum konfrontasi terjadi.
Penjelasan pilihan kata
'Muslimiina' ('berserah diri', akar slm) dipertahankan konsisten dengan makna verbal, bukan label institusional, sama seperti 27:31 dan 27:38.
Tafsiran
Ayat ini membuka tantangan Sulaiman kepada dewannya: memindahkan singgasana sang ratu sebelum kedatangannya, sebuah demonstrasi kekuatan sebelum negosiasi.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam Sulaiman menantang para pembesarnya. Bukan mengerjakan sendiri. Yang berkuasa memakai orang-orangnya, bukan tangannya.
- Allah merekam batasnya sebelum mereka datang berserah diri. Ada tenggat. Yang dikejar bukan kemenangan, melainkan mendahului.
- Yang hendak dipindahkan singgasananya. Lambang kekuasaan. Yang disasar bukan negerinya, melainkan tanda kedaulatannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain menerjemahkan s-l-m di sini via 'menyerah'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN). ' akar s-l-m (slm), cabang KEBERSERAHAN (aslama/islaam/muslim/mustaslim). Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini: islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'.