قَالَ نَكِّرُوا لَهَا عَرْشَهَا نَنْظُرْ أَتَهْتَدِي أَمْ تَكُونُ مِنَ الَّذِينَ لَا يَهْتَدُونَ

Ia berkata, "Samarkanlah singgasananya untuknya, kita lihat apakah ia mendapat petunjuk atau termasuk orang-orang yang tidak mendapat petunjuk."

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قَالَ نَكِّرُوا لَهَا عَرْشَهَاqaala nakkiruu lahaa 'arsyahaaia berkata, samarkanlah singgasananya untuknya
  2. نَنْظُرْ أَتَهْتَدِي أَمْ تَكُونُ مِنَ الَّذِينَ لَا يَهْتَدُونَnanzhur a-tahtadii am takuunu mina lladziina laa yahtaduunakita lihat apakah ia mendapat petunjuk atau termasuk orang-orang yang tidak mendapat petunjuk

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. نَكِّرُواnakkiruuubahlah kalian
  3. لَهَاlahaabaginya
  4. عَرْشَهَا'arsyahaasinggasananya
  5. نَنْظُرْnanzhurkami menunggu
  6. أَتَهْتَدِيa-tahtadiiapakah ia mendapat petunjuk
  7. أَمْamatau
  8. تَكُونُtakuunumenjadi
  9. مِنَminadari
  10. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  11. لَاlaatidak
  12. يَهْتَدُونَyahtaduunamendapat petunjuk

Inti bacaan

Strategi pengujian yang cerdas: 'Samarkanlah singgasananya untuknya, kita lihat apakah ia mengenalinya', metode verifikasi kecerdasan yang elegan untuk menguji ketajaman pengamatan tanpa konfrontasi langsung.

Penjelasan pilihan kata

'A-tahtadii' ('mendapat petunjuk', akar hdy) dipertahankan literal: ujian yang dirancang bukan sekadar mengenali objek fisik, melainkan menguji kemampuan mengenali kebenaran meski disamarkan.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan Sulaiman merancang ujian kedua, bukan lagi tentang kemampuannya sendiri, melainkan tentang kejelian sang ratu.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Sulaiman menyiapkan ujian yang kedua. Yang pertama menguji kemampuannya sendiri. Yang ini menguji orang lain.
  • Yang diubah hanya tampilannya, bukan bendanya. Singgasana itu tetap singgasananya. Ujiannya soal mengenali, bukan soal menebak.
  • Kata yang dipakai Allah bukan mengenali, melainkan mendapat petunjuk. Pilihan kata itu menaikkan taruhannya. Yang diuji bukan mata, melainkan arah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, n-k-r, '-r-sh, n-zh-r, h-d-y, k-w-n): nakkiruu diterjemahkan 'samarkanlah (ubahlah)' (akar n-k-r); arsh diterjemahkan 'singgasana' (akar '-r-sh); tahtadii diterjemahkan 'mengenali (mendapat petunjuk)' (akar h-d-y HDY). gloss '(Sulaiman)/(Balqis)/(-nya)' dibuang.