وَصَدَّهَا مَا كَانَتْ تَعْبُدُ مِنْ دُونِ اللَّهِ ۖ إِنَّهَا كَانَتْ مِنْ قَوْمٍ كَافِرِينَ

Dan telah menghalanginya apa yang selama ini ia sembah selain Allah; sesungguhnya ia dahulu termasuk kaum yang kafir.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَصَدَّهَا مَا كَانَتْ تَعْبُدُ مِنْ دُونِ اللَّهِwa-saddahaa maa kaanat ta'budu min duuni llaahidan telah menghalanginya apa yang selama ini ia sembah selain Allah
  2. إِنَّهَا كَانَتْ مِنْ قَوْمٍ كَافِرِينَinnahaa kaanat min qawmin kaafiriinasesungguhnya ia dahulu termasuk kaum yang kafir
Aplikasi

Pengakuan penting tentang akar masalah: 'telah menghalanginya apa yang selama ini ia sembah selain Allah', kesalahan penyembahan sebelumnya diidentifikasi sebagai penghalang, bukan karena kekurangan kecerdasan atau kebijaksanaan pribadinya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-d-d, k-w-n, '-b-d, d-w-n, a-l-h, q-w-m, k-f-r): saddahaa diterjemahkan 'menghalanginya' (akar s-d-d); maa kaanat ta'budu min duun allaah diterjemahkan 'apa yang ia sembah selain Allah' (akar '-b-d); kaafiriin diterjemahkan 'kafir' (akar k-f-r). gloss '(Balqis)/(dari tauhid)' dibuang.