وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا إِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ فَإِذَا هُمْ فَرِيقَانِ يَخْتَصِمُونَ

Dan sungguh Kami telah mengutus kepada Tsamud saudara mereka, Salih, "Sembahlah Allah!" Tiba-tiba mereka menjadi dua golongan yang bertengkar.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا إِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَwa-laqad arsalnaa ilaa tsamuuda akhaahum saalihan ani buduu llaahadan sungguh Kami telah mengutus kepada Tsamud saudara mereka, Salih, sembahlah Allah
  2. فَإِذَا هُمْ فَرِيقَانِ يَخْتَصِمُونَfa-idzaa hum fariiqaani yakhtasimuunatiba-tiba mereka menjadi dua golongan yang bertengkar
Aplikasi

Transisi ke Salih: 'sembahlah Allah!' memicu perpecahan segera: 'mereka menjadi dua golongan yang bertengkar', pesan sederhana bisa langsung memicu polarisasi dalam masyarakat yang belum siap menerimanya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-s-l, a-kh-w, s-l-h, '-b-d, a-l-h, f-r-q, kh-s-m): arsalnaa…ani buduu llaah diterjemahkan 'mengutus: sembahlah Allah' (akar r-s-l + akar '-b-d, seruan tauhid, cf. 23:23/32, 21:25); fariiqaan yakhtasimuun diterjemahkan 'dua golongan bertengkar' (akar f-r-q + akar kh-s-m). gloss '(sesuku)/(yang menyeru)' dibuang.