وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَ

Dan Lut, ketika ia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kalian mengerjakan perbuatan keji, padahal kalian melihatnya?

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِwa-luuthan idz qaala li-qawmihidan Lut, ketika ia berkata kepada kaumnya
  2. أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَa-ta'tuuna l-faahisyata wa-antum tubshiruunamengapa kalian mengerjakan perbuatan keji, padahal kalian melihatnya

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. وَلُوطًاwa-luuthandan Lut
  2. إِذْidzketika
  3. قَالَqaalaberkata
  4. لِقَوْمِهِli-qawmihikepada kaumnya
  5. أَتَأْتُونَa-ta'tuunaapakah kalian mendatangi
  6. الْفَاحِشَةَl-faahisyatakekejian
  7. وَأَنْتُمْwa-antumpadahal kalian
  8. تُبْصِرُونَtubshiruunakalian memperhatikan

Inti bacaan

Pertanyaan tajam Lut kepada kaumnya: 'Mengapa kalian mengerjakan perbuatan keji, padahal kalian mengetahui kekejiannya?', kritik terhadap kesadaran penuh yang tetap memilih perilaku yang jelas menyimpang.

Penjelasan pilihan kata

'Tubsiruuna' ('kalian melihatnya', akar bSr) dipertahankan literal tanpa menyisipkan '(kekejiannya)': objek yang dilihat dibiarkan terbuka sesuai teks Arab, bisa berarti terang-terangan atau menyadari sifatnya.

Tafsiran

Ayat ini membuka versi ringkas kisah Lut: teguran langsung tanpa pembukaan formula panjang seperti kisah-kisah lain di surah ini.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Lut menambahkan padahal kalian melihatnya. Bukan tidak tahu. Yang dipersoalkan berbuat dengan mata terbuka.
  • Tegurannya langsung, tanpa pembukaan panjang. Berbeda dari kisah lain di surah ini. Yang diringkas justru bagian yang biasanya paling formal.
  • Allah merekam ia bertanya mengapa. Bukan melarang. Yang diminta alasan, dan alasannya tak pernah diberikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.