أَمَّنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَأَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَنْبَتْنَا بِهِ حَدَائِقَ ذَاتَ بَهْجَةٍ مَا كَانَ لَكُمْ أَنْ تُنْبِتُوا شَجَرَهَا ۗ أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ يَعْدِلُونَ
Ataukah Dia yang menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air dari langit untuk kalian, lalu Kami tumbuhkan dengannya kebun-kebun yang indah, yang kalian tidak akan mampu menumbuhkan pohon-pohonnya? Apakah ada tuhan bersama Allah? Bahkan mereka adalah kaum yang menyimpang.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَمَّنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَأَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ السَّمَاءِ مَاءًam-man khalaqa s-samaawaati wa-l-ardha wa-anzala lakum mina s-samaa'i maa'anataukah Dia yang menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air dari langit untuk kalian
- فَأَنْبَتْنَا بِهِ حَدَائِقَ ذَاتَ بَهْجَةٍ مَا كَانَ لَكُمْ أَنْ تُنْبِتُوا شَجَرَهَاfa-anbatnaa bihi hadaa'iqa dzaata bahjatin maa kaana lakum an tunbituu syajarahaalalu Kami tumbuhkan dengannya kebun-kebun yang indah, yang kalian tidak akan mampu menumbuhkan pohon-pohonnya
- أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ يَعْدِلُونَa-ilaahun ma'a llaahi bal hum qawmun ya'diluunaapakah ada tuhan bersama Allah? Bahkan mereka adalah kaum yang menyimpang
Terjemahan per kata (27 kata)
- أَمَّنْammanataukah siapa
- خَلَقَkhalaqamenciptakan
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَالْأَرْضَwa-l-ardhadan bumi
- وَأَنْزَلَwa-anzaladan menurunkan
- لَكُمْlakumbagi kalian
- مِنَminadari
- السَّمَاءِs-samaa'ilangit
- مَاءًmaa'anair
- فَأَنْبَتْنَاfa-anbatnaamaka Kami menumbuhkan
- بِهِbihidengannya
- حَدَائِقَhadaa'iqakebun-kebun
- ذَاتَdzaatayang memiliki
- بَهْجَةٍbahjatinkeindahan
- مَاmaatidaklah
- كَانَkaanaadalah
- لَكُمْlakumbagi kalian
- أَنْanuntuk
- تُنْبِتُواtunbituukalian menumbuhkan
- شَجَرَهَاsyajarahaapohonnya
- أَإِلَٰهٌa-ilaahunapakah ada tuhan
- مَعَma'abersama
- اللَّهِllaahiAllah
- بَلْbalbahkan
- هُمْhummereka
- قَوْمٌqawmunkaum
- يَعْدِلُونَya'diluunamereka mempersamakan
Inti bacaan
Argumen dari alam: menciptakan langit-bumi, menurunkan air yang menumbuhkan 'kebun-kebun yang indah, yang kalian tidak akan mampu menumbuhkan pohon-pohonnya', kemampuan menciptakan yang jauh melampaui kapasitas manusia menjadi dasar argumen keesaan yang sederhana namun kuat.
Penjelasan pilihan kata
'Ya'diluuna' ('menyimpang', akar Edl) dipertahankan literal tanpa menyisipkan '(lain)': refrain 'a-ilaahun ma'a llaahi' ('apakah ada tuhan bersama Allah') akan berulang lima kali di segmen ini.
Tafsiran
Ayat ini membuka pertanyaan retoris pertama: kemampuan mencipta langit, bumi, dan menumbuhkan tanaman yang tak sanggup ditiru manusia.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut kebun-kebun itu indah. Bukan berbuah. Yang ditonjolkan keindahannya, dan keindahan tak pernah sekadar kebutuhan.
- Tantangannya kalian tidak akan mampu menumbuhkan pohon-pohonnya. Bukan tak pernah. Yang dinyatakan ketidakmampuan, bukan kelalaian.
- Allah memulai rangkaian pertanyaan yang akan diulang lima kali di surah ini. Rumusan yang sama. Yang berulang bukan jawabannya, melainkan pertanyaannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar kh-l-q, s-m-w, a-r-d, n-z-l, m-w-h, n-b-t, h-d-q, b-h-j, k-w-n, sh-j-r, a-l-h, q-w-m, '-d-l): khalaqa s-samaawaat wa l-ard diterjemahkan 'menciptakan langit & bumi' (akar kh-l-q); anbatnaa hadaa'iq dhaat bahjah diterjemahkan 'menumbuhkan kebun yang indah' (akar n-b-t + akar h-d-q + akar b-h-j); a-ilaah ma'a llaah diterjemahkan 'apakah ada tuhan bersama Allah?' (ilaah, refrein tantangan tauhid rasional); ya'diluun diterjemahkan 'menyimpang (menyekutukan)' (akar '-d-l). gloss '(yang kamu sekutukan…)/(Zat)/(dari kebenaran)' dibuang.