أَمَّنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَأَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَنْبَتْنَا بِهِ حَدَائِقَ ذَاتَ بَهْجَةٍ مَا كَانَ لَكُمْ أَنْ تُنْبِتُوا شَجَرَهَا ۗ أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ يَعْدِلُونَ
Ataukah Dia yang menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air dari langit untuk kalian, lalu Kami tumbuhkan dengannya kebun-kebun yang indah, yang kalian tidak akan mampu menumbuhkan pohon-pohonnya? Apakah ada tuhan bersama Allah? Bahkan mereka adalah kaum yang menyimpang.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَمَّنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَأَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ السَّمَاءِ مَاءًam-man khalaqa s-samaawaati wa-l-arda wa-anzala lakum mina s-samaa'i maa'anataukah Dia yang menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air dari langit untuk kalian
- فَأَنْبَتْنَا بِهِ حَدَائِقَ ذَاتَ بَهْجَةٍ مَا كَانَ لَكُمْ أَنْ تُنْبِتُوا شَجَرَهَاfa-anbatnaa bihi hadaa'iqa dzaata bahjatin maa kaana lakum an tunbituu shajarahaalalu Kami tumbuhkan dengannya kebun-kebun yang indah, yang kalian tidak akan mampu menumbuhkan pohon-pohonnya
- أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ يَعْدِلُونَa-ilaahun ma'a llaahi bal hum qawmun ya'diluunaapakah ada tuhan bersama Allah? Bahkan mereka adalah kaum yang menyimpang
Aplikasi
Argumen dari alam: menciptakan langit-bumi, menurunkan air yang menumbuhkan 'kebun-kebun yang indah, yang kalian tidak akan mampu menumbuhkan pohon-pohonnya', kemampuan menciptakan yang jauh melampaui kapasitas manusia menjadi dasar argumen keesaan yang sederhana namun kuat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar kh-l-q, s-m-w, a-r-d, n-z-l, m-w-h, n-b-t, h-d-q, b-h-j, k-w-n, sh-j-r, a-l-h, q-w-m, '-d-l): khalaqa s-samaawaat wa l-ard diterjemahkan 'menciptakan langit & bumi' (akar kh-l-q); anbatnaa hadaa'iq dhaat bahjah diterjemahkan 'menumbuhkan kebun yang indah' (akar n-b-t + akar h-d-q + akar b-h-j); a-ilaah ma'a llaah diterjemahkan 'apakah ada tuhan bersama Allah?' (ilaah, refrein tantangan tauhid rasional); ya'diluun diterjemahkan 'menyimpang (menyekutukan)' (akar '-d-l). gloss '(yang kamu sekutukan…)/(Zat)/(dari kebenaran)' dibuang.