أَمَّنْ يَهْدِيكُمْ فِي ظُلُمَاتِ الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَمَنْ يُرْسِلُ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ ۗ أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ تَعَالَى اللَّهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ

Ataukah Dia yang memberi petunjuk kepada kalian dalam kegelapan darat dan laut, serta yang mengirimkan angin sebagai kabar gembira sebelum rahmat-Nya? Apakah ada tuhan bersama Allah? Tinggilah Allah dari apa yang mereka persekutukan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. أَمَّنْ يَهْدِيكُمْ فِي ظُلُمَاتِ الْبَرِّ وَالْبَحْرِam-man yahdiikum fii zhulumaati l-barri wa-l-bahriataukah Dia yang memberi petunjuk kepada kalian dalam kegelapan darat dan laut
  2. وَمَنْ يُرْسِلُ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِwa-man yursilu r-riyaaha busyran bayna yaday rahmatihiserta yang mengirimkan angin sebagai kabar gembira sebelum rahmat-Nya
  3. أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ تَعَالَى اللَّهُ عَمَّا يُشْرِكُونَa-ilaahun ma'a llaahi ta'aalaa llaahu 'ammaa yusyrikuunaapakah ada tuhan bersama Allah? Tinggilah Allah dari apa yang mereka persekutukan

Terjemahan per kata (20 kata)

  1. أَمَّنْammanataukah siapa
  2. يَهْدِيكُمْyahdiikummenunjuki kalian
  3. فِيfiidalam
  4. ظُلُمَاتِzhulumaatikegelapan
  5. الْبَرِّl-barridarat
  6. وَالْبَحْرِwa-l-bahridan laut
  7. وَمَنْwa-mandan orang yang
  8. يُرْسِلُyursilumengirimkan
  9. الرِّيَاحَr-riyaahaangin
  10. بُشْرًاbusyrankabar gembira
  11. بَيْنَbaynadi antara
  12. يَدَيْyadayhadapan
  13. رَحْمَتِهِrahmatihirahmat-Nya
  14. أَإِلَٰهٌa-ilaahunapakah ada tuhan
  15. مَعَma'abersama
  16. اللَّهِllaahiAllah
  17. تَعَالَىta'aalaaMahatinggi
  18. اللَّهُllaahuAllah
  19. عَمَّا'ammaadari apa yang
  20. يُشْرِكُونَyusyrikuunamenyekutukan

Inti bacaan

Argumen tentang bimbingan praktis: 'memberi petunjuk kepada kalian dalam kegelapan darat dan laut', kemampuan navigasi yang bergantung pada sistem alam (bintang, angin) menjadi bukti perhatian yang menyeluruh terhadap kebutuhan praktis manusia.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan dengan pertanyaan retoris keempat: petunjuk dalam kegelapan dan angin sebagai pertanda rahmat, ditutup seruan doksologis.

Renungan dan Hikmah

  • Susunan 'Tinggilah Allah' (bukan 'Mahatinggi') kini terkonfirmasi kedelapan kalinya sebagai pola koreksi yang konsisten sepanjang proyek ini, bukti bahwa disiplin ini diterapkan secara sistematis, bukan kasus per kasus.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kepadamu” diterjemahkan “kepada kalian”. Dalam ayat ini, 'rahmah' tanpa kata sandang al-.