قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ ۚ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ
Katakanlah, "Tidak ada siapa pun di langit dan di bumi yang mengetahui yang gaib selain Allah, dan mereka tidak menyadari kapan mereka akan dibangkitkan."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُqul laa ya'lamu man fii s-samaawaati wa-l-ardhi l-ghayba illaa llaahukatakanlah, tidak ada siapa pun di langit dan di bumi yang mengetahui yang gaib selain Allah
- وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَwa-maa yasy'uruuna ayyaana yub'atsuunadan mereka tidak menyadari kapan mereka akan dibangkitkan
Terjemahan per kata (14 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- لَاlaatidak
- يَعْلَمُya'lamumengetahui
- مَنْmanorang yang
- فِيfiidi
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
- الْغَيْبَl-ghaybayang gaib
- إِلَّاillaakecuali
- اللَّهُllaahuAllah
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- يَشْعُرُونَyasy'uruunamenyadari
- أَيَّانَayyaanakapankah
- يُبْعَثُونَyub'atsuunamereka dibangkitkan
Inti bacaan
Pengakuan penting tentang batas pengetahuan: 'Tidak ada siapa pun di langit dan di bumi yang mengetahui sesuatu yang gaib selain Allah', kerendahan hati epistemik universal yang berlaku bahkan bagi makhluk yang paling berkuasa sekalipun.
Penjelasan pilihan kata
'Al-ghayba' ('yang gaib', akar gyb) dipertahankan literal: pengetahuan gaib dinyatakan eksklusif milik Allah, termasuk waktu kebangkitan itu sendiri.
Tafsiran
Ayat ini beralih dari tantangan bukti ke penegasan batas pengetahuan, bahkan waktu kebangkitan sendiri berada di luar jangkauan pengetahuan siapa pun selain Allah.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut tak ada siapa pun di langit dan di bumi yang mengetahui yang gaib. Termasuk malaikat. Batasnya berlaku untuk semua makhluk.
- Yang ditambahkan mereka tak menyadari kapan dibangkitkan. Contohnya diberikan. Batas itu diuji dengan pertanyaan yang paling sering diajukan.
- Allah berpindah dari menantang bukti ke menyebut batas pengetahuan. Berganti pokok. Yang menuntut kepastian diingatkan bahwa tak seorang pun memilikinya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.