قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ ۚ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

Katakanlah, "Tidak ada siapa pun di langit dan di bumi yang mengetahui yang gaib selain Allah, dan mereka tidak menyadari kapan mereka akan dibangkitkan."

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُqul laa ya'lamu man fii s-samaawaati wa-l-ardi l-ghayba illaa llaahukatakanlah, tidak ada siapa pun di langit dan di bumi yang mengetahui yang gaib selain Allah
  2. وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَwa-maa yash'uruuna ayyaana yub'atsuunadan mereka tidak menyadari kapan mereka akan dibangkitkan
Catatan pilihan kata (ringkas)

C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..

Aplikasi

Pengakuan penting tentang batas pengetahuan: 'Tidak ada siapa pun di langit dan di bumi yang mengetahui sesuatu yang gaib selain Allah', kerendahan hati epistemik universal yang berlaku bahkan bagi makhluk yang paling berkuasa sekalipun.