بَلِ ادَّارَكَ عِلْمُهُمْ فِي الْآخِرَةِ ۚ بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ مِنْهَا ۖ بَلْ هُمْ مِنْهَا عَمُونَ

Bahkan, pengetahuan mereka tentang akhirat akan diperoleh kemudian. Bahkan, mereka ragu-ragu tentangnya. Bahkan, mereka buta tentangnya.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. بَلِ ادَّارَكَ عِلْمُهُمْ فِي الْآخِرَةِbali ddaaraka 'ilmuhum fii l-aakhiratibahkan pengetahuan mereka tentang akhirat akan diperoleh kemudian
  2. بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ مِنْهَاbal hum fii syakkin minhaabahkan mereka ragu-ragu tentangnya
  3. بَلْ هُمْ مِنْهَا عَمُونَbal hum minhaa 'amuunabahkan mereka buta tentangnya

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. بَلِbalibahkan
  2. ادَّارَكَddaarakamenyusul
  3. عِلْمُهُمْ'ilmuhumpengetahuan mereka
  4. فِيfiitentang
  5. الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
  6. بَلْbalbahkan
  7. هُمْhummereka
  8. فِيfiitentang
  9. شَكٍّsyakkinkeraguan
  10. مِنْهَاminhaadarinya
  11. بَلْbalbahkan
  12. هُمْhummereka
  13. مِنْهَاminhaadarinya
  14. عَمُونَ'amuunaorang-orang buta

Inti bacaan

Deskripsi bertahap tentang ketidaktahuan: pengetahuan tentang akhirat 'akan diperoleh kemudian. mereka ragu-ragu. mereka buta tentang itu', tiga tingkat keterbatasan yang menggambarkan jarak yang jauh antara klaim dan pemahaman sesungguhnya.

Penjelasan pilihan kata

Tiga anak kalimat 'bal' ('bahkan') berturut-turut dipertahankan literal tanpa menyisipkan '(akhirat)' berulang: kata ganti 'minhaa' ('tentangnya') sudah cukup merujuk kembali ke 'al-aakhirati' pada bagian pertama.

Tafsiran

Ayat ini menutup segmen dengan eskalasi tiga tahap: dari keterlambatan pengetahuan, menjadi keraguan, hingga kebutaan total terhadap akhirat.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memakai kata bahkan tiga kali berturut-turut. Menaik. Tiap kali keadaannya diperburuk satu tingkat.
  • Tiga tahap disebut: pengetahuan yang tertunda, keraguan, lalu kebutaan. Berurutan. Yang berakhir buta tak memulainya dari buta.
  • Allah menutup dengan buta, bukan menolak. Tak melihat. Yang dipersoalkan bukan sikapnya, melainkan bahwa ia memang tak menangkap apa-apa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).